Jumat05172013

Last update12:00:00 AM

Back Karimun Orang Gila Resahkan Warga Kundur

Orang Gila Resahkan Warga Kundur

KUNDUR (HK) - Keberadaan orang tidak waras (orang gila) di Kundur khususnya sekitar kota Tanjung Batu semakin meresahkan. Bahkan belakangan, kaca jendela dan pintu Masjid Raya Nurussalam yang merupakan masjid tertua dilempari dengan batu.

Informasi perihal kejadian diperoleh dari beberapa orang pengurus masjid yang akan siap-siap dan beres-beres menjelang masuknya waktu ibadah sholat zuhur. Mereka terkejut ketika mengetahui satu jendela dan pintu sudah tak utuh lagi. Pengurus Masjid lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kundur dan sejurus kemudian aparat polisi melakukan pengecekan di lokasi kejadian.

Kemudian pada Rabu (3/4) pengurus Masjid Raya Nurussalam kembali menemukan kaca jendela yang pecah, namun tak diketahui kapan peristiwa tersebut terjadi.

Salah seorang masyarakat Kundur, Arman kepada Haluan Kepri mengatakan, perbuatan tersebut diduga dilakukan orang tak waras yang memang baru beberapa hari ini sering lalu lalang di jalan utama Tanjung Batu Kecamatan Kundur.

Hal itu pun menurut Arman diperkuat keterangan seorang pengurus Masjid Nurussalam bernama Jerry. Menurut dia, pelaku sudah diketahui dan ternyata orang tidak waras.

"Tadi orang itu (orang tak waras) lewat di sepanjang pertokoan Jalan Jenderal Sudirman. Kalau dilihat memang orang asing yang tak pernah terlihat, sehingga ini menjadi daftar panjang orang-orang tak waras di Kundur," ujar Arman, Rabu (3/4).

Arman berharap perlu tindakan serius dari dinas terkait yang menangani masalah orang tak waras. Ia khuatir sewaktu-waktu hal serupa juga terjadi pada pertokoan yang hampir semua pada bagian depan berdinding kaca.

"Kita minta kepada masyarakat yang merasa masih merupakan anggota keluarganya untuk segera merawatnya. Jika tidak ada yang mengaku maka dinas terkait harus segera turun tangan," harapnya.

Tanjung Batu lanjut Arman lagi, merupakan kota kecil di Kundur yang baru akan berkembang, namun dengan keberadaan orang tak waras yang meresahkan masyarakat tentu menjadikan ini sebagai ancaman perkembangan wilayah untuk maju.(gan)

Share