Jumat05102013

Last update12:00:00 AM

Back Karimun Daeng Murni Bunuh Diri

Daeng Murni Bunuh Diri

KARIMUN (HK)-Polres Karimun memberikan keterangan terkait penyebab kematian Daeng Masiki (70), yang ditemukan tewas gantung diri di kamar belakang rumah kontrakannya, di kawasan Belakang Orari RT 04 RW 03, Kelurahan Sei Lakam, Kecamatan Karimun, Selasa (2/4) sekitar pukul 18.00 WIB. Menurut polisi, korban murni tewas akibat bunuh diri.

Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Irvan Asido Siagian mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dr Yelli, dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karimun yang memeriksa korban dan juga dari tim identifikasi Polres Karimun mengatakan, kalau di tubuh korban tidak ditemui tanda-tanda kekerasan.

Menurut Irvan, dengan tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban diperkuat lagi dengan keterangan dari sejumlah warga yang merupakan tetangga korban, maka pihaknya memastikan kalau kakek tua asal Penyalai, Indragiri Hilir Riau itu tewas bunuh diri dengan cara gantung diri di rumah kontrakannya itu.

"Memang hingga saat ini, hasil visum dari dokter belum kami terima. Namun, berdasarkan keterangan yang kami peroleh, korban sudah berpisah dengan istrinya. Bisa jadi karena perpisahan itu membuat korban kalap sehingga mengakhiri hidupnya dengan jalan gantung diri seperti itu," jelas Irvan.

Berdasarkan pantauan Haluan Kepri di lapangan Rabu (3/4) siang, rumah kontrakan tempat korban mengakhiri hidupnya di kawasan Belakang Orari RT 04 RW 03 Kelurahan Sei Lakam nampak sepi. Informasinya, begitu jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit, malam itu juga korban langsung dibawa pulang ke rumah istrinya yang tak jauh dari rumah kontrakannya itu.

"Korban langsung pulang malam itu, tapi tidak dibawa kesini, melainkan dibawa ke rumah istrinya yang terletak di daratan sana. Kalau rumah yang sekarang sepi saja, karena sudah diberi garis oleh polisi. Cobalah cek ke rumah istrinya itu, disana juga sudah dipasang tenda untuk tamu. Kabarnya, mayatnya sudah dikuburkan di Batu Lipai tadi pagi," jelas Tajudin.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Daeng Masiki (70), ditemukan tewas gantung diri di kamar belakang rumah kontrakannya, di kawasan Belakang Orari RT 04 RW 03, Kelurahan Sei Lakam, Kecamatan Karimun, Selasa (2/4) sekitar pukul 18.00 WIB. Peristiwa gantung diri itu membuat warga di Karimun heboh.

Korban pertama kali ditemukan anaknya, Ondeng saat baru pulang berjualan di pelabuhan Boom Panjang. Begitu sampai di dalam rumah, Ondeng terkejut begitu menyaksikan bapaknya telah tewas dengan posisi tergantung di kamar belakang rumah yang baru mereka kontrak sekitar sebulan yang lalu.

Saking terkejutnya, Ondeng menjerit keras hingga mengundang perhatian tetangganya. Hanya dalam hitungan menit, warga sekitar sudah datang memenuhi rumah tersebut untuk mengetahui penyebab wanita paruh baya itu menjerit keras. Di rumah itu, warga menyaksikan Daeng Masiki tergantung lunglai.

Beberapa warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Tak lama berselang polisi datang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hanya sekitar 30 menit, jenazah korban gantung diri langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karimun untuk kepentingan visum. (ham)

Share