Dengan demikian hasil dari rencana pemekran tersebut menurut Malik, sampai saat ini usulan pemekaran Kabupaten Kepulauan Kundur sudah berada di Jakarta. Artinya pada Februari kemarin semua berkas dan semua usulan serta syarat-syarat sudah diserahkan di Kementerian Dalam Negeri (Mendagri), kemudian di Komisi II DPR RI dan DPD RI.
Atas hal ini menurut Malik pula, semua syarat-syarat yang dituntut atau yang diminta oleh PP 78 atas usulan pemekaran Kabupaten daerah otonomi baru (DOB) itu sudah dipenuhi. Baik rekomendasi dari Kabupaten induk dalam hal ini Bupati, DPRD Kabupaten Karimun, DPRD Provinsi Kepri dan Gubernur Kepri, kemudian usulan dari DPD kajian akademik, peta wilayah pemekaran semua sudah kita lengkapi dan sudah berada di Jakarta.
"Alhamdulillah pada 28 Maret kemarin Gubernur Kepri H.M. Sani sebagai pemerintah Provinsi Kepri yang melanjutkan usulan kita. Beliai dipanggil atau dimintakan dengar pendapat bersama Komisi II DPR RI. Yang kemudian dipaparkan tentang usulan DOB terutama untuk Kabupaten Kepulauan Kundur. Harapan Gubernur pada waktu itu bahwa karena Kundur adalah calon Kabupaten yang diusulkan dan sudah lengkap secara administrasinya semua itu, beliau (Gubernur) minta untuk segera disahkan untuk menjadi Kabupaten," ujar Malik, Kamis kemarin (4/4) di Hotel Aston Karimun.
Kapan target terbentuknya Kabupaten Kepulauan Kundur, diakui Malik sebagai dewan penyantun dan penggerak utama BP2K2 berharap dan menargetkan bahwa, kalau dapat dan kalau tidak ada gangguan maka tahun 2013 ini Kabupaten Kepulauan Kundur harus terwujud. Sehingga demikian lanjut Malik, sebelum pemilihan umum (Pemilu), Kabupaten Kepulauan Kundur sudah ada atau wujud. Sedangkan realisasi berbagai macam pelaksanaannya menjelang Pemilu atau sesudah pemilu, itu tergantung kepada Pemerintah Provinsi Kepri.
"Jadi target kita kalau dapat dan diizinkan oleh Allah mudah-mudahan tahun 2013 ini Kabupaten Kepulauan Kundur sudah jadi," jelas putra kelahiran Kecamatan Ungar (Alai) ini.
Disinggung tentang mencuatnya dua nama dan satu diantaranya adalah namanya sendiri. Sedangkan satu nama lagi adalah adik kandung Gubernur Kepri yakni, Isdianto. Malik menanggapi siapapun orangnya boleh dan sah-sah saja untuk jadi Bupati.
Kundur lanjut Malik, berbeda dengan tempat lain. Diakui Malik bahwa dirinya tidak mencampuri urusan daerah lain. Tapi sebagai anak asli dari daerah Kundur mengaku merasakan Kundur punya Sumber Daya Alam (SDA), kemudian Sumber Daya Manusia (SDM) yang memang cukup banyak dan tak diragukan lagi. Seperti Gubernur Kepri M.Sani dan Skeda Prov Kepri, Suhajar merupakan putra daerah asli Kundur, kemudian banyak lagi.
"Saya kira kalau dua orang yang diisu-isukan itu malah kurang. Mungkin lebih dari itu, karena anak-anak Kundur banyak yang sudah berhasil. Coba saja anda lihat sendiri di Pemprov Kepri, siapa saja yang duduk di beberapa jabatan strategis. Itu pada umumnya anak-anak Kundur semua berperan disana. Jadi tak usah heran, kalau cuma dua orang itu justru malah kurang dan kalau dapat lebih banyak lebih bagus," ucapnya.
Jika pada saat penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Kundur nanti ternyata ditetapkan kepada dirinya sendiri jadi pemimpin Kabupaten Kepulauan Kundur, Malik mengaku itu tergantung dari Gubernur Kepri. Karena untuk pejabat seperti karateker Bupati itu sangat tergantung kepada Gubernur.
"Sebab untuk menjabat seorang karateker itu ada syarat, salah satunya adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang aktif dan ini syarat utama. Jadi bagi mereka yang tidak PNS atau mereka yang pensiun itu saya kira tidak memenuhi syarat. Kemudian yang kedua adalah Status jabatan atau kepangkatannya adalah eselon II. Apakah dia menjabat eselon II di Provinsi atau di Kabupaten bisa-bisa saja. Ketiga adalah hak preogratif dari Gubernur yang menunjuk. Karena karateker ini kan jabatan yang terbatas. Artinya mereka dipercayakan untuk mempersiapkan pelaksanaan Kabupaten sampai dengan pemilihan kepala daerah (Pemilu Kada) untuk menunjuk Bupati defenitif," tukasnya.
Kalau dibilang siapa yang jadi Plt Bupati Kepulauan Kundur kata Malik lagi, anak-anak Kundur cukup banyak. Untuk itu tidak usah kita terlalu terikat dengan satu atau dua orang dan Malik juga mengaku bahwa anak kundur banyak yang memiliki kebolehan untuk itu.
Lebih lanjut dikatakan Malik, yang terpenting dan perlu digaris bawahi, karena Kundur adalah daerah yang beda sebagaimana diawal telah disebutkan. Segala sumber dimiliki Kundur demikian pula dengan SDM. Sehingga perlu dicari orang yang memang betul tau wilayah Kundur.
"Jadi jangan asal kita tunjuk, sebab walaupun anak kita pintar-pintar tapi kita mau orang yang memimpin itu harus tepat sasaran. Artinya bagaimana pola pikir jangkauan program dia untuk memajukan Kundur," tegas Malik.
Sebab kata Malik, kalau kita tidak mencari orang yang betul bisa menguasai atau yang bisa memimpin, dipastikan kalau Kundur akan tetap begitu-begitu saja.
Untuk itu Malik berharap, siapapun nanti yang duduk menjabat karateker atau Bupati defenitifnya, harus dipilih yang betul-betul punya potensi atau kompetensi dan punya pemikiran program yang jauh kedepan, supaya Kundur lebih maju sekalipun baru dibentuk.
Malik juga berencana menggelar pertemuan atau silaturahmi bersama para tokoh seluruh pemuka masyarakat, seluruh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan seluruh para pejuang yang mewujudkan Kabupaten Kepulauan Kundur di Tanjung Batu Kecamatan Kundur pada hari ini, Jum'at (5/4) tepatnya di Gedung Balai Sri Garing.
Inti dari pertemuan itu nanti kata Malik adalah, memaparkan kepada masyarakat bahwa sejauh mana perjuangan kita dalam mewujudkan Kabupaten Kepulauan Kundur dan gambaran sudah sejauh mana keberhasilan kita mengantarkan Kundur untuk jadi Kabupaten.
"Jadi maksud pertemuan itu adalah begini, kita kan sudah berjuang cukup lama, makanya Kundur mulai bergerak dan diperjuangkan secara resmi. Walaupun sebelumnya sudah ada tapi secara resmi saya mengikuti diawalnya adalah pada awal Oktober 2010 silam. Sehingga besok (hari ini) akan kita sampaikan sudah sejauh mana upaya kita dan perlu doa serta kesabaran untuk menunggu demi terwujudnya cita-cita kita bersama," pungkasnya.(gan)
- APBD Kundur Bisa Mencapai Rp500 M
- Harga Bawang Merah Naik 200 Persen
- Polisi Harus Serius Ungkap Kejanggalan
- BLH Karimun Sebut Sengketa Nelayan Tidak Krusial
- Janda Tewas Terjun dari Hotel
- Orang Gila Resahkan Warga Kundur
- Pertahankan Juara Umum MTQ Provinsi Kepri
- Nelayan Karimun Keluhkan Kapal Isap Timah





