"Karena secara umum dan secara tidak langsung, guru juga ikut memberikan kontribusi di Karimun. Apa lagi pelaksanaan UN ini yang erat kaitannya dengan penerus bangsa, sehingga harus betul-betul menjalankan tugas sebagaimana yang diharuskan," ujar Nurdin dalam pengarahannya kepada para guru pengawas silang di acara sosialisasi pengawasan silang UN untuk guru SMP dan SMA sederajat, di Gedung Serbaguna Kantor Bupati, Rabu (10/4).
Untuk itu kata Nurdin, jangan ada tindakan kecurangan yang dilakukan oleh guru mana pun. Karena sekali kita berbuat bohong maka akan kebiasaan dan tidak akan merasa puas untuk melakukannya lagi. Sehingga hal itu akan terulang kembali.
Pada intinya lanjut Nurdin, diperlukan kesadaran dari pribadi para guru untuk berbuat. Hal inilah yang paling penting diperhatikan. Sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Karimun bisa meningkat.
Sementara itu, Kepala Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, MS Sudarmadi mengatakan, menindak lanjuti hasil try out yang diluar dugaan, hal ini perlu dilakukan upaya perbaikan, yang diawali dengan guru pengawas.
"Untuk itu jangan ada perbedaan antara sekolah umum dengan sekolah yang berada dibawah naungan kementerian agama, karena dalam ujian nasional ini (UN) semua sekolah adalah satu konsep dari pusat dan tidak dibedakan, dalam artian soal yang diujikan semuanya sama," ujar Sudarmadi.(gan)
- Kios BBM di Karimun Terbakar
- Soal UN Tiba di Karimun Hari Ini
- Bangkai Kapal KM Cahaya Mandiri Harus Diangkat
- 3277 RTSM Tambahan di Karimun Diusulkan Dapat Bantuan PKH
- Bupati Karimun Terkejut Warga Jual Hutan Bakau
- Lagi, Kapal Angkut Semen Tenggelam di Karimun
- Kepri Kejar Target Presiden
- Bahrum Terbakar Akibat Ledakan Meteran



