Ruslan (45) pemilik rumah ketika ditemui di lokasi kejadian mengaku tidak mengetahui apa penyebab kebakaran itu, karena pada saat kejadian berlangsung, dirinya tengah beristirahat di kios penyimpanan BBM nya yang terletak persis di samping arah ke belakang kios yang sekaligus tempat tinggal itu terbakar.
"Saya tidak tahu darimana sumber api itu, saya hanya tahu ketika tiba-tiba saja datang anak-anak berteriak di dekat rumah dan kios yang terbakar itu. Begitu tahu, saya langsung melompat ke lokasi kebakaran dan berupaya memadamkan api, namun karena ada bensin yang terbakar, api jadi sulit dipadamkan," kata Ruslan.
Ketika usahanya untuk menyelamatkan rumah tidak berhasil, Ruslan lalu berupaya memindahkan belasan drum berisi bensin yang tersimpan di gudang BBM miliknya itu. Setidaknya, ada sekitar 17 drum dan beberapa jerigen ukuran besar berisi bensin yang diselamatkan Ruslan ke arah semak-semak belakang rumahnya itu.
"Untung semua drum berisi bensin dan minyak tanah ini bisa diselamatkan. Kalau api merambat sampai ke gudang dan menyambar semua drum BBM ini, saya tak tahu lagi kejadiannya seperti apa, bisa-bisa drum ini meledak dan menyambar rumah warga lainnya," beber Ruslan.
Dari pantauan Haluan Kepri, ada beberapa buku-buku dan satu unit mesin jahit tua di rumah korban yang berhasil diselamatkan, termasuk album foto milik keluarga Ruslan. Bahkan, satu buah kitab suci Al-quran juga ikut diselamatkan, kitab suci itu tetap utuh dan tidak terbakar sama sekali.
Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Karimun datang ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. Hanya sekitar 15 menit, api berhasil dipadamkan. Mudahnya petugas memadamkan api karena posisi rumah yang terbakar itu berada di pinggir jalan raya.
Kapolsek Meral AKP Bangun Tua Nasution saat ditemui di lokasi kejadian, belum bisa memberikan keterangan apapun soal kebakaran itu. "Sampai saat ini, kami belum mendapat informasi apa penyebab kebakaran ini, kami belum meminta keterangan dari pemilik rumah," kata Nasution. (ham)
- Festival Lagu Tahun 60 Dinilai Mubazir
- 2905 Peserta Siap Ikut UN Hari Ini di Karimun
- Kuota Haji 10 Tahun Kedepan Sudah Penuh
- PT KSS Karimun Diduga Timbun Limbah B3
- 3277 RTSM Tambahan di Karimun Diusulkan Dapat Bantuan PKH
- Bangkai Kapal KM Cahaya Mandiri Harus Diangkat
- Soal UN Tiba di Karimun Hari Ini
- Guru Pengawas Ikut Tentukan Keberhasilan UN



