Jumat04192013

Last update12:00:00 AM

Back Karimun Kuota Haji 10 Tahun Kedepan Sudah Penuh

Kuota Haji 10 Tahun Kedepan Sudah Penuh

KARIMUN - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kantor Kementerian Agama (Kanmenag) Provinsi Kepri, Handarlin Umar mengatakan, sampai 3 April kemarin sudah ada 313 jamaah calon haji (JCH) asal Kepri yang mendaftar, untuk berangkat menunaikan rukun Islam yang kelima.

"Ke 313 orang tersebut akan diberangkatkan pada 2023, atau 10 tahun mendatang dan jumlah itu sudah memenuhi kuota untuk pendaftaran tahun ini," ujar Handarlin saat memberikan materi pada pembukaan pembinaan manasik haji bagi JCH tingkat kecamatan oleh Kantor Kementerian Agama (Kanmenag) Kabupaten Karimun, di Aula Darunnadwah Masjid Agung Karimun, Sabtu (13/4).

Pria yang juga sebagai Kepala Staf Pembinaan Haji Provinsi Kepri ini menambahkan, para JCH kloter pertama di Kepri diperkirakan akan diberangkatkan pada 9 September mendatang dan pada hari itu sudah masuk ke asrama haji. Kemudian pada tanggal 10 September sudah terbang ke Mekkah.

Kepala Kanmenag Kabupaten Karimun, Afrizal mengatakan, jumlah JCH Kabupaten Karimun untuk tahun ini yang akan berangkat ke tanah suci sebanyak 129 orang. Dengan rincian antara lain Kecamatan Karimun 45 orang, Kecamatan Meral 23 orang, Kecamatan Tebing 23 orang, Kecamatan Buru kosong, Kecamatan Kundur 16 orang, Kecamatan Kundur Utara 2 orang, Kecamatan Kundur Barat 10 orang, Kecamatan Moro 6 orang dan Kecamatan Durai 4 orang. Sedangkan di kecamatan pemekaran seperti Kecamatan Meral Barat, Kecamatan Belat dan Kecamatan Ungar masih ikut data di kecamatan induk dan belum dipisah-pisah.

Sebetulnya lanjut Afrizal, jumlah JCH di Kabupaten Karimun untuk tahun ini ada 132 orang yang terdaftar. Namun ada tiga orang yang berhalangan seperti satu orang meninggal dunia, satu orang hamil dimana pada waktu pendaftaran dia belum hamil. Sertasatu orang lagi mengundurkan diri, dengan alasan istrinya terdaftar pada 2014, sehingga ingin berangkat bersama-sama istrinya pada tahun depan.

Setelah pembinaan yang dilakukan pada Sabtu kemarin (13/4) kata Afrizal, akan ada manasik haji selanjutnya yang dilakukan oleh masing-masing Kecamatan sebanyak tujuh kali. "Setelah masing-masing Kecamatan selesai melaksanakan manasik sebanyak tujuh kali, akan digelar manasik tingkat Kabupaten sebanyak tiga kali dan akan dikumpulkan kembali seperti ini. Disampin itu akan ada manasik tambahan," ujar Afrizal.

Afrizal juga mengatakan, memang ada perbedaan jumlah manasik haji yang dilakukan Kecamatan maupun tingkat Kabupaten. Tahun lalu hanya enam kali dilakukan untuk kecamatan dan empat kali untuk tingkat Kabupaten.

Pembinaan tersebut menurut Afrizal, adalah bertujuan agar para JCH bisa mandiri dan tak perlu lagi ketergantungan dengan pembimbing ibadah haji. Karena satu kloter hanya satu orang tim pembimbing haji.

"jadi kalau orangnya ratusan sementara pembimbingnya hanya satu sulit juga membimbingnya. Maka dari itu tolong ikuti manasik ini dengan baik, karena ini juga merupakan salah satu modal kita untuk meraih haji mabrur," kata Afrizal.

Sementara itu, Bupati Karimun yang hadir serta membuka acara tersebut secara resmi berharap pelayanan keberangkatan JCH harus lebih baik dan lebih smpurna. Sehingga harapan untuk jadi haji babrur akan tercapai.(gan)

Share