Bahkan Harry pun mengaku kalau hal tersebut memang harus dibicarakan sampai tingkat nasional.
"Saya tertarik sekali dengan jembatan itu, yang perencanaan pembangunannya menghubungkan Karimun sampai ke Johor Malaysia. Saya kira ini adalah ide yang brilian untuk direalisasikan," ungkap Harry saat bertandang ke Karimun dalam acara sosialisasi transparansi pemeriksaan, yang digelar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di Gedung Serbaguna Kantor Bupati beberapa hari lalu.
Kendati demikian, Harry mengaku belum mengetahui siapa saja pihak yang terlibat dalam proyek besar berskala internasional tersebut, demiian pula halnya siapa saja yang menjadi inisiator untuk mengangkat ide ini.
Apa yang perlu dilakukan oleh Pemda Karimun agar hal tersebut terwujud? Harry mengaku bahwa perlu keberanian dalam mempromosikannya. Meskipun nanti bisa dikatakan bahwa, didalam era pemerintahan saat ini tidak terlalu memperhatikan rencana tersebut, namun besar harapannya agar pemerintah yang akan datang agar hal tersebut dapat diperhatikan.
Sementara itu, Bupati Karimun Nurdin, Basirun kepada wartawan, Kamis kemarin (2/5) mengatakan, dia masih membutuhkan perencanaan yang matang. Mulai dari pembiayaan sampai kepada loby-loby kepada pemerintah pusat terkait masalah anggaran dan sebagainya.
"Memang ini akan kita angkat jadi isu nasional. Setelah itu tinggal kita lihat seperti apa anggarannya. Apakah dibantu dari dunia usaha atau langsung dari APBN," ujar Nurdin.
Apakah telah direncanakan bakal mendatangkan investor, Nurdin mengaku jika hal tersebut dilemparkan kepada pengusaha disinyalir bakal banyak yang berminat.
Sampai saat ini Nurdin mengaku masih belum menghitung berapa anggaran yang dibutuhkan untuk membangun jembatan yang masih dalam perencanaan itu.
"Kalau jembatan yang akan menghubungkan Kundur ke Kabupaten Pelalawan - Riau itu saya pikir menggunakan anggaran dari Provinsi pasti mampu. Karena lautnya tidak terlalu dalam. Tapi secara keseluruhan perencanaannya jauh lebih indah dari pada jembatan yang dibangun di Dumai ke Mlaka. Kerena kita lebih strategis dan melewati dua Provinsi dan dua Kabupaten Kota," pungkasnya.(gan).Share
Newer news items:
- Alumni 85 SMA Negeri 1 Karimun Sumbang Laptop dan Proyektor
- 4482 Siswa SD Karimun Siap Ikuti UN Hari Ini
- BLH Karimun 'Lindungi' PT KSS
- Perusahaan Daerah Karimun Diaudit
Older news items:
- Limbah B3 PT KSS 'Dosa Lama'
- Angka Buta Huruf di Karimun Masih Tinggi
- Kepri Cerdik Segera Hadir Bagi Masyarakat Pulau
- SMAN 3 Karimun Miliki Kantin Sehat




