KARIMUN (HK) - Pemerintah Kabupaten Karimun tinggal menunggu penyerahan dana awal pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kundur dari Pemerintah Provinsi Kepri sebesar Rp7 miliar dari total Rp45 M.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana di Karimun, Senin (20/5), mengatakan bahwa anggaran tahap awal pembangunan RSUD sebesar Rp7 miliar dialokasikan dari APBD Provinsi. "Tinggal penyerahannya saja kepada Pemkab Karimun. Nanti APBD-P insya allah ditambah lagi. Total yang dianggarkan sesuai dengan DED (Detail Engineering Design) adalah Rp45 miliar," ucap Tjetjep saat bertandang ke Kabupaten Karimun, Senin (20/5).
Menurut Tjetjep, anggaran rencana pembangunan RSUD Kundur akan diserahkan secara bertahap melalui APBD murni 2012, APBDP 2013, APBD murni 2014 dan seterusnya. Sehingga, sebagaimana DED, total anggaran Rp45 Miliar akan dituntaskan hingga awal tahun 2015.
Konsep bangunan RSUD, menurut Tjetjep, sudah dibuatkan gambarnya. Bangunan inti yakni Puskesmas Kundur tidak akan berubah, hanya sebagian yang diperbaiki. Setiap bangunan akan dibuat dua lantai.
Tjetjep menerangkan bahwa gedung RSUD akan menggunakan lahan lama yakni lahan Puskesmas Kundur. Karena dalam studi kelayakan yang dilakukan sebelumnya dibuat di atas lahan Puskesmas tersebut.
Tjetjep membantah informasi mengenai upaya mencari lahan di tengah-tengah atau di perbatasan antara Kecamatan Kundur dengan Kecamatan Kundur Barat, atau di sekitar Kilometer 6.
"Kalaupun dibuat di lahan yang baru, tentu harus ada studi kelayakan baru dan DED baru. Artinya, pembangunan RSUD Kundur akan tetap berlokasi di Puskesmas Kundur," katanya.
Pelayanan di Puskesmas Kundur tidak akan terganggu dan tetap berjalan meskipun tengah dibangun gedung RSUD. Artinya, tidak semua bangunan dirubuhkan. Dipersiapkan dulu bagian belakang. Sehingga pada tahun berikutnya jika ada renovasi pada bangunan inti, maka bagian dibelakang dapat digunakan.
Fasilitas pelayanan di RSUD Kundur adalah spesialis dasar karena status Puskesmas Perawatan meningkat menjadi Rumah Sakit. Status rumah sakit bisa ditempatkan spesialis empat dasar seperti kebidanan, anak, penyakit dalam dan bedah.
"Mungkin ditunjang dengan spesialis yang telah ada di Puskesmas tersebut. Barulah nanti dalam spesialis empat dasar ini nanti dirujuk ke Karimun. Karena insya allah dokter-dokter itulah yang akan disekolahkan 2014 nanti . Mereka nanti akan ditempatkan di posisi yang dibutuhkan," katanya.
Sementara itu, Bupati Karimun Nurdin Basirun menyambut baik rencana pembangunan RSUD Kundur oleh Pemprov Kepri. Menurutnya, hal itu perlu didukung sehingga daerah mampu mewujudkan fasilitas pelayanan kesehatan untuk masyarakat dengan lebih baik. (gan)Share
Pembangunan RSUD Kundur Tunggu Anggaran Awal Rp7 M Cair
- Rabu, 22 May 2013 00:00




