Mulut Hendri Berbusa
KARIMUN (HK) - Hendri Wardi (21) ditemukan tewas dengan kondisi mulut berbusa dan mata sedikit terbuka di lantai tiga Toko Maju Berkah, Kamis (24/4) sekitar pukul 07.00 WIB.
Jasad Hendri Wardi sendiri ditemukan majikannya, Yudi Safii (31) di lantai tiga tempat ruko sembako, yang beralamat di Jalan Pendidikan RT01/RW01 Kelurahan Tanjung Balai Kota, Kecamatan Karimun, tepatnya sekitar simpang empat Bukit Senang.
"Awalnya mertua saya yang menelepon kenapa toko belum juga buka padahal sudah pukul 07.00 WIB. Akhirnya saya menghubungi ponsel Hendri Wardi, memang aktif tapi tidak diangkat. Kemudian saya datang ke toko dan menggedor-gedor pintu tapi tak dibuka, diteriaki tidak ada jawaban. Akhirnya saya pinjam tangga dari rumah sebelah toko dan masuk melalui jendela lantai dua yang kebetulan belum saya pasangi teralis. Setelah itu saya naik ke lantai tiga, tau-tau kondisinya sudah tidak bernyawa lagi. Mulutnya mengeluarkan busa dan badannya sedikit kemerahan seperti sedang gatal," ucap Yudi di lokasi kejadian, kemarin.
Hendri diberikan tempat tinggal di lantai tiga toko sembako milik Yudi karena di Karimun ia tidak memiliki tempat tinggal. Sedangkan keberadaan korban sendiri baru sekitar 10 bulan. Ia datang dari Padang Pariaman Sumatera Barat dan tiba di Karimun kemudian dipercayakan menjaga toko sembako tersebut mulai dari membuka sekitar pukul 06.00 WIB sampai tutup pada malam hari sekitar pukul 20.30 WIB setiap hari.
"Dia dari keluarga yang kurang mampu dan kebetulan saya pun sedang butuh pekerja, akhirnya waktu dia baru lulus SMA dikampung maka saya bawa ke Karimun dan dipercayakan menjaga toko ini. Dia pun saya kuliahkan di Universitas Karimun (UK), jam kuliahnya malam," kata Yudi.
Ketia ada jam kuliah maka yang menutup toko adalah karyawan lain yang memang berasal dari Karimun dan memliki tempat tinggal sendiri. Kepribadian korban pun menurut penuturan Yudi adalah seorang yang patuh dan tekun beribadah. Tidak pernah meninggalkan sholat serta rajin puasa Senin-Kamis.
Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana dalam dalam posisi terlentang di atas kasur dan di sampingnya ada kain sarung yang sedikit menutupi tubuhnya. Sedangkan bibirnya tampak memutih bekas busa yang keluar dair mulutnya. Pada paha kiri dan kanannya tampak berbintik merah.
Kondisi kamar tampak berantakan, barang-barang milik korban seperti ponsel, uang, laptop masih tampak utuh.
Tak berapa lama pihak Polres Karimun pun langsung melakukan olah TKP, selang 30 menit langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karimun menggunakan mobil jenazah untuk diotopsi.
Kapolsek Urban Tanjung Balai, Kompol Syafruddin Dalimunthe saat berada di lokasi kejadian mengaku belum mengetahui penyebab tewasnya Hendri wardi.
"Kita tunggu lah hasil dari pemeriksaan di RSUD Kabupaten Karimun," katanya.
Disinggung dugaan Hendri Wardi kesetrum arus listrik karena pada malam itu sedang mati lampu sehingga menyalakan mesin genset yang berada di lantai dua, Syafruddin pun mengaku tidak bisa memastikan. (gan)Share
Karyawan Toko Ditemukan Tewas
- Jumat, 25 April 2014 00:00










