Senin10232017

Last update05:00:00 AM

Back Layanan Umum Bisakah Kuota JCH Digantikan

Bisakah Kuota JCH Digantikan

Halo Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemeneg) kuota Jemaah Calon Haji (JCJ) yang depan itu batal di yang kembalikan ke pusat digantikan sama orang lain. Masalahnya orang tua kami kemarin mendaftar malah mendapat jatah tahun 2014. Kalau memang bisa apa saja persayaratannya. Atas penjelasannya kami ucapkan terima kasih.


Wassalam

Halimah
Warga Pantai Impian
Kota Tanjungpinang

JAWAB

Terima kasih bu Halimah atas suratnya. Baik akan kami jelaskan, untuk kuota haji yang batal berangkat, kami rasa tidak bisa digantikan karena proses admistrasi dan persyaratan lainnya cukup panjang dan telah berakhir. Makanya itu untuk delapan kuota calon haji dari Provinsi Kepulauan Riau kita kembalikan lagi ke pemerintah pusat karena tidak melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) hingga batas waktu pelunasan tahap kedua yang telah berakhir pada Jumat (9/9) pukul 16.00 WIB atau diundur dari semula hingga Selasa (6/9).

Memang banyak alasan bagi yang delapan calon haji (calhaj) yang tidak melunasi BPIH tersebut dikarenakan ada yang meninggal dunia, sakit serta menunda keberangkatannya. Nah Bagi yang sakit dan menunda keberangkatannya bisa masuk daftar tunggu tahun berikutnya.

Namun bisa saja untuk Calon haji (Caljah) dari Kepri bertambah, jika ada limpahan dari kuota nasional. Namun pendaftaran dan keberangkatannya langsung ke Jakarta, tidak bergabung dengan Embarkasi Batam. Karena Calhaj Kepri akan tergabung pada kloter empat dan lima, serta kloter tambahan 22 di Embarkasi Batam. Embarkasi Batam hanya menampung calhaj yang berasal dari Provinsi Kepri, Riau, Jambi dan Kalimantan Barat.

Jadi bila di total keseluruhan calhaj dari Embarkasi Batam dari empat provinsi itu mencapai 9.827 calhaj yang terdiri dari 9.717 calhaj dan 110 petugas kloter. Calhaj kloter pertama dari Jambi akan mulai masuk Asrama Haji Batam pada 1 Oktober dan berangkat ke Tanah Suci pada 2 Oktober 2011 mendatang. Sekian penjelasan dari kami.

Wassalam

Razali Jaya
Kepala Kantor Kementerian Agama
Kepulauan Riau

Share