Saya sangat prihatin dengan makin banyaknya lahan-lahan gundul di Pulau Bintan saat ini. Banyak hutan yang dibabat untuk berbagai kepentingan ekonomi, mulai dari pembukaan kawasan perumahan, perindustrian maupun pembalakan.
Belum lagi, bekas-bekas galian tambang dibiarkan menganga tanpa ada upaya untuk me-recovery-nya. Jika kondisi ini terus dibiarkan, saya khawatir lingkungan di Bintan akan makin rusak. Apakah tidak ada upaya dari Pemerintah Kabupaten Bintan untuk mereboisasi kawasan-kawasan yang sudah gundul dan bekas galian tambang ini?
M Firdaus
Tanjunguban
JAWAB:
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menganggarkan dana Rp100 juta dalam APBD untuk kegiatan penghijauan (reboisasi) lahan gundul pada tahun 2012. Selain dari APBD, kegiatan reboisasi juga akan dibantu dana dari pusat.
Dana reboisasi tersebut sama besarnya dengan tahun lalu. Tapi kita bersyukur biasanya kita mendapat bantuan dari pusat. Bantuan dari pusat biasanya diberikan dalam bentuk pengadaan bibit dan biaya penanaman oleh petani. Selama ini pusat memberikan bantuan dalam bentuk pengadaan kebun bibit rakyat (KBR).
Dalam pengadaan KBR ini petani diberi modal untuk melakukan pembibitan sejumlah bibit tanaman, mulai dari benih hingga siap tanam. Bibit siap tanam berupa pelindung dan buah-buahan tersebut nantinya akan ditebar kepada masyarakat yang ingin melakukan penghijauan di lingkungannya.
Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bintan Kartini
- Kapan Pelabuhan Berakit Beroparasi
- Sampah Memenuhi Rumah Warga
- Kapan Penerimaan PNS
- Kepri Butuh Rumah Singgah
- BBM Masih Langka
- Masih Banyak Rumah Warga Perlu Direhab
- Tolong Perjuangkan Hak Sekuriti
- Penyakit Apa saja Diklaim Jamsostek
- Obat Kadaluarsa Masih Dijumpai
- PNS Muda Miliarder
- Buat Pasport Lama dan mahal
- Pemkab Masih Butuh Pegawai
- Kapan Program Studi S.1 Olahraga Diberlakukan
- Ruli di Pantai Menjamur
- Aksi Kebut-kebutan di Jalanan
- Pusat Rehabilitasi Perlu Dibangun
- Biaya Buat Paspor
- Angkutan Liar Masih Beroperasi
- Perlu Bantuan Beasiswa
- Hewan Berkeliaran Resahkan Warga