Maka dari itu agar masyarakat mendukung program tersebut, sebaiknya Dinkes juga lebih mengoptimalkan kerja Juru Pemantau Jentik (Jumantik), karena ini merupakan bibit nyamuk yang menyebkan DBD. Sekian dan terima kasih.
Hormat
Iskandar
08127703xxx
Warga Daik Lingga
Kabupaten Lingga
Jawab
Terima kasih pak Iskandar atas suratnya. Kami dari Dinkes Lingga telah melakukan langkah-langkah antisipasi agar hal ini tidak menjadi wabah berlanjutan dengan jalan peyemprotan sarang nyamuk di beberapa daerah rawan. Serta program dari 3 M tadi.
Meski sudah ada yang terserang DBD, kami jamin bulan ini tidak akan menjadi wabah, karena penanganan sementara sudah dilakukan, seperti fogging (penyemprotan) di sekitar rumah penderita oleh tim Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinkes dan puskesmas.
Kami juga menyarankan, kepada warga masyarakat untuk melakukan gerakan tiga M yakni, menguras, menimbun dan mengubur benda-benda tersebut agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya jenis nyamuk Aedes Agypti.
Namun ada hal yang lebih mudah dan lebih efektif dilakukan untuk memberantas penyakit yang satu ini, yaitu dengan memberantas jentik nyamuk demam berdarah. Jentik nyamuk ini hidup di air yang bersih seperti di bak mandi, kaleng, plastik, ataupun pot bunga serta barang apa saja yang bisa menampung air. Sekian penjelasan ini semoga bermanfaat
Hormat Kami
dr Ignasius Luti
Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten Lingga
Galakkan Gerakan 3 M
- Jumat, 28 September 2012 00:00
Halo Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lingga, tolong hidupkan lagi gerakan mengubur, menutup dan membersihkan tempat-tempat yang menjadi genangan air secara massal. Selain itu lakukan ikanisasi di bak-bak penampungan air baik diluar ruangan maupu di dalam rumah sehingga diharapkan tidak ada kesempatan bagi nyamuk untuk bertelur.



