Disnaker Buka 900 Lowongan Kerja

Jumat, 11 Januari 2019 - 00:06:38 WIB

BATAM (HK) - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam memfasilitasi perusahaan yang butuh karyawan. Tak tanggung-tanggung terdapat 900 lowongan bakal tersedia di bidang industri. Tidak sampai di situ, Disnaker juga menyiapkan pelatihan kerja untuk 1.303 orang di bidang Pariwisata selama 2019 ini. Nantinya, usai pelatihan, pekerja terampil bisa naik level sesuai bidang pelatihan yang diikutinya.

"Rencananya, Sabtu-Minggu (12-13 Januari 2019) lowongan itu dibuka. Para pencari kerja bisa hunting ke kantor Disnaker Sekupang, di Komplek Perumahan Kartini, Sekupang," ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti, Kamis (10/1).

Kata Rudi, untuk pelatihan, pihaknya menyiapkan 22 paket peningkatan kompetensi bidang pariwisata. Saat ini, pihaknya tengah menghunungi perusahaan yang bisa mengikuti pelatihan peningkatan keterampilan tersebu Dikatakan, pelatihan kerja bidang Pariwisata ini sejalan dengan program pemerintah daerah untuk bisa meningkatkan kualitas pelayanan kepada para turis asing.

Menurut Rudi, seiring dengan perkembangan wisata beserta peningkatan kunjungan turis mancanegara ke Kota Batam ini, tentu harus dibarengi sistim pelayanan yang berkualitas. "Contohnya sistim pelayanan di sebuah hotel yang berstandar internasional. Kemudian, di bidang menajemen personalia bagaimana ia mampu meningkatkan penanganan masalah kekaryawanan dengan baik," jelasnya.

Lebih jauh, Kadisnaker Batam ini menjelaskan agenda pelatihan kerja di berbagai bidang di Kota Batam ini juga telah dibarengi sejumlah penyediaan anggaran. "Di Tahun Anggaran 2019 ini, Pemko Batam menganggarkan sebesar Rp 23 miliar untuk pelatihan peningkatan kemampuan tenaga kerja dan pendidikan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja (Pencaker)," ungkap Rudi.

Anggaran Rp 23 miliar lanjutnya, diambil dari dana IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Asing) "Sebesar 70 persennya, lebih kurang Rp 23 miliar diperuntukkan pelatihan peningkatan kemampuan tenaga kerja dan pendidikan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja," ucap Rudi.

"Kalau tahun 2018 kemarin, untuk pelatihan pencaker maupun peningkatan tenaga kerja hanya anggarannya sekitar Rp13 miliar. Jadi bertambah untuk 2019 ini," pungkasnya. (vnr)