Batam

Pihak Sekolah Imbau Jangan Terpengaruh Calo

BATAM (HK) -- Pihak sekolah mengingatkan dan mengimbau agar orangtua calon siswa tak mudah percaya terhadap para calo-calo yang disinyalir berkeliaran dilingkungan sekolah untuk menawarkan jasa menjamin siswa dapat diterima tanpa prasyarat.
Hal itu disebabkan dikarenakan sudah mulai membludaknya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah Negeri Batam, pada umumnya di SMAN dan SMKN.

Kepadatan PPDB sudah mulai terlihat sejak pukul 07. 00 WIB. Bahkan ratusan calon siswa yang hendak mendaftar sangat berdesak-desakan untuk mengambil formulir dan menunggu giliran verifikasi data peserta didik.

"Dari awal jika imbauan itu sudah saya sampaikan kepada orangtua calon siswa, termasuk saat pembagian fomulir. Karena pendaftaran secara langsung, dan tidak perlu pakai perantara. Dan untuk orangtua murid yang sudah habis nomor antrean, bukan berarti kami stop tetapi ada esok hari. Kita minta hindari jasa-jasa itu, baik itu calo atau joki," ujarnya Friska, ketua PPDB SMAN 5 Batam di Sagulung.

Masih kata dia, dengan membludaknya pendaftaran ini pihaknya sudah mensiasati dengan membuat sistem antrean yang tepat. Makanya langsung nampak yang ada pakai calo.

Disinggung terkait adanya para calo penerimaan siswa baru yang berkeliaran di sekolah-sekolah, lanjutnya, pihaknya sudah menghimbau keras kepada orangtua untuk tidak terpengaruh dengan jasa-jasa yang ditawarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Karena, saat dilakukan penerimaan, mulai dari pendaftaran hingga verifikasi data secara gratis tanpa adanya pungutan biaya apapun.

Ia juga menuturkan, untuk penerimaan siswa baru di SMA 5 ditampung ada sebanyak 252 peserta. Namun pada hari kedua ini, jumlah yang mendaftar sudah mencapai 600 peserta. Bahkan, untuk antisipasi pendaftaran yang melebihi kuota, pihaknya juga akan melakukan upaya penyaringan siswa berdasarkan hasil nilai tertinggi.

"Pendaftaran akan kita lakukan sampai hari Jumat, selama lima hari, dan pengumunan pada tanggal 10, untuk daftar ulang tanggal 11-12 mendatang,"  pungkasnya.

Sementara, Angraini, salah satu peserta didik baru yang turut antrean mengatakan, dirinya harus rela datang pagi untuk mendaftar ke SMA 5 karena banyak peminatnya. Selain itu, katanya, kalau sekolah yang didaftarkanya merupakan salah satu sekolah favoritnya.

"Saya tadi datang pukul 07.00 WIB, itu pun kondisinya sudah ramai sekali," ungkapnya saat menunggu verifikasi data, Selasa (4/7) pagi.

Peserta didik lain, Meli juga menyatakan rela harus mengantre panjang bersama dengan peserta lainnya. Menurutnya, sekolah SMA 5 sudah menjadi sekolah yang banyak diburu para peserta didik yang baru lulus SMP yang tinggal di Sagulung dan Batuaji.

"Teman-teman saya banyak yang daftar ke sini, semoga saja kami diterima," ujarnya. (ded)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar