Batam

Dipenjara Setelah Memperkosa Pacar Sendiri

Korban Trauma Keluar Rumah

BATUAJI (HK) -- Kps, pemuda yang tinggal di daerah Piayu, Sei Beduk ditangkap anggota Polsek Batuaji, karena telah melakukan percobaan perkosaan terhadap Eg (21) yang tidak lain adalah pacarnya sendiri di dalam wisma yang berada diseputaran Batuaji, pada Senin (4/9) lalu.
Akibat peristiwa yang dialami, Eg saat ini menjadi trauma serta ketakutan untuk keluar rumah. Karenanya, korban melaporkan kejadian yang dialaminya kepada orangtuanya, dan kemudian orangtua korban melanjutkan laporan anaknya ke Mapolsek Batuaji.

Kepada polisi, korban menceritakan bahwa mereka sudah saling mengenal sesama lainnya, bahkan diduga hubungan keduanya sudah dalam status berpacaran. Karena sudah merasa dekat dan cocok, sang cowok (Kps) membawa pacarnya ke salah satu wisma untuk memadu kasih.

Ternyata niatan Kps untuk memadu kasi sudah terencana, karena ini terbuksi Kps hanya booking kamar selama 2 jam atau shortime. Namun sial, karena Eg tak mau masuk kamar, pelakupun terus membujuk korban bahkan sampai menarik paksa ke dalam hotel.

Sukses membawa Eg ke kamar, pelaku kemudian menarik paksa tangan korban agar tidur di kasur hotel. Di dalam kamar, seketika itu pelaku langsung berupaya mencumbui korban, namun korban menolak serta terus berontak dan akhirnya lolos keluar hotel.

Tak lama itu, pelaku pun ikut keluar hotel dan mengantar korban untuk pulang ke Tanjung Piayu.

Karena kesal tak dilayani, pelaku pun menurunkan korban didekat Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) SP Plaza. Sementara pelaku pergi meninggalkan korban begitu saja, sementara korban kebingungan untuk pulang kerumahnya.

Beruntung, korban membawa handpone dan menghubungi orangtuanya agar dijemput pulang, sesampai di rumahnya korban menceritakan kejadian yang menimpanya. Sontak saja orang tua korban langsung naik pitam, sejurus kemudian orangtua korban melaporkan ke Polsek Batuaji.

Sementara, Kapolsek Batuaji, Kompol Sujoko membenarkan kejadian tersebut. Ia juga mengakui jika terduga pelaku sudah diamankan serta masih melakukan penyelidikan selanjutnya. "Iya benar kejadian itu dan sudah kita amankan yang terduga sebagai pelakunya," ujarnya Sujoko singkat. (ded)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar