Tanjung Pinang

DRD Kepri 2017-2021 Dikukuhkan

gubernur dewan risetBangun Sinergi Bersama Pemprov Kepri

TANJUNGPINANG (Hk) - Gubernur H Nurdin Basirun berharap keberadaan Dewan Riset dapat menambah kekuatan bersama pemerintah dalam membangun dan mewujudkan kesejahteraan daerah. Kehadiran Dewan Riset diharapkan diharapkan dapat menyediakan data untuk digunakan pemerintah dalam mengambil sebuah kebijakan dan arah kebijakan iptek.

"Gudang pakar ini diharapkan dapat bersinergi secara aktif dalam memberikan saran dan gagasan yang sesuai potensi daerah kita, intinya kita berfokus kepada kepentingan masyarakat," ujar Nurdin saat mengukuhkan Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi Kepri periode 2017-2021 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (20/12).

Nurdin juga berbicara tentang teknologi bahwa dizaman yang semakin canggih saat ini mengharuskan kita untuk bisa memanfaatkan teknologi dengan tepat guna dan tepat sasaran.

"Teknologi sangat penting bagi kita, untuk itu dalam merumuskan arah dan prioritas utama pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi DRD diharapkan mampu memberikan berbagai pertimbangan dalam penyusunan kebijakan strategis," lanjut Nurdin.

Pengukuhan sendiri dilakukan berdasarkan surat keputusan Gubernur Nomor: 1070 Tahun 2017 tentang Dewan Riset Daerah yang mengukuhkan 12 orang anggota dengan nama-nama sebagai berikut: 1. Syafsir Akhlus (Rektor UMRAH); 2. Nasrudin Harahap (UNRIKA); 3. Jemmy Rumengan (UNIBA); 4. Naharuddin (Kepala Bapelitbang); 5. Syamsul Bahrum (Asisten Bidang Perekonomian); 6. Agung Dhamar (UMRAH); 7. Rina Shahriyani (UIB); 8. Chablullah Wibisono (UNIBA); 9. Daniel Sutopo (Politeknik Batam); 10. Zamzami A. Karim (Stisipol Raja Haji); 11. Heru Supariyadi (Wakil Ketua Umum Kadin Kepri); 12. Andi Anhar Chalid (Pengusaha).

Sementara itu Ketua Dewan Riset Nasional Bambang Setiyadi mengatakan bahwa Kepri memiliki kondisi geografis yang sangat strategis untuk itu perlu pengelolaan yang baik serta bahu-membahu dalam menjalankan tugasnya.

"Mengelola daerah yang sebesar ini bukanlah perkara mudah, saat ini sumber daya alam yang saat ini dijadikan sebagai pembangkit ekonomi akan mulai habis seperti minyak, batu bara dan lainnya hanya dalam 1-5 dekade, maka saat ini penyiapan sumber daya manusia yang handal merupakan hal yang penting pula untuk survive menghadapi nya," ujar Bambang.

Bambang melanjutkan bahwa dengan hadirnya dewan riset daerah untuk Kepri ini diharapkan dapat menjadi mitra Gubernur berserta jajaran dalam mengelola berbagai kebijakan Pemerintah.

Pengukuhan diawali dengan pembacaan naskah keputusan, penandatangan berita acara pengukuhan serta ditutup dengan doa, hadir pada kesempatan tersebut Danlantamal IV Tanjungpinang R. Eko Suyatno, Perwakilan FKPD dan sejumlah Kepala OPD berserta tamu undangan lainnya.(r)

 



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar