Batam

Pengusaha Sambut Gembira PMK 229

Spirit Baru Buat Investor di Batam

BATAM (HK)-  Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri menyambut baik terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 299/04/2017 tentang Tata Cara Pengenaan Tarif Bea Masuk atas Barang Impor Berdasarkan Perjanjian atau Kesepakatan International. Terbitnya PMK tersebut merupakan kabar gembira bagi pengusaha di Batam, sekaligus menjadi spirit baru yang sudah lama dinantikan.
Ketua Apindo Kepri, Ir Cahya mengaku bersyukur PMK 229 pengganti PMK 205 akhirnya diterbitkan di awal tahun ini. Dengan terbitnya PMK 229 itu tentu akan menjadi spirit baru bagi investor yang selama ini buka pabrik di Batam.

"Permenkeu 229 ini spirit baru bagi investor di Batam. Jadi kita berharap peraturan itu segera disosialisasikan," ungkap Cahya melalui rilisnya ke awak media, Ahad (14/1).  

Spirit baru yang dimaksudkan Cahya karena kedepannya para investor tidak perlu lagi mengirim barang ke berbagai daerah di Indonesia melalui negara lain untuk menghindari pembayaran bea masuk sebesar 10 persen.

Kata Cahya, dalam PMK 205 sebelumnya, barang produk Batam jika mau dikirim ke Jakarta atau daerah lain di Indonesia dikenakan pajak 22,5 persen. Sedangkan jika dikirim dari Batam melalui negara ASEAN lainnya hanya dikenakan pajak 12,5 persen.

"Kan aneh ngirim barang dari Batam ke Jakarta atau daerah lainnya di Indonesia harus melalui negara ASEAN lainnya, hanya gara-gara pajaknya lebih besar jika mengirim langsung dari Batam," ungkapnya.

Dengan Permenkeu tersebut, maka bea masuk tersebut berlaku sama. Sehingga tidak perlu lagi melalui negara ASEAN untuk mengirim barang dari Batam ke Jakarta dan daerah lainnya di seluruh Indonesia.

"Permenkeu 229 ini membuka peluang bisnis baru para pengusaha di Batam," jelasnya.

Dengan Permenkeu itu juga menurutnya akan berdampak luas, sehingga memberikan optimistis bagi pengusaha untuk bersama-sama pemerintah melakukan pencapaian target BM 27 (Batam Maju 2 tahun 7 persen) bisa tercapai. (r/ays)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar