Natuna

Pemerintah Natuna Menerapkan INFIS

KPK Apresiasi

NATUNA (HK) -  Pemerintah Kabupaten Natuna telah resmi menerapkan program Integreted Natuna Financial Information System (INFIS)  sejak 2016 lalu.
Program berbasis teknologi informasi ini diapresiasi KPK. Program ini dibentuk untuk mendukung kelancaran Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD),  sebagai upaya pengelolaan keuangan yang transparan dan simple.

Kabid Anggaran BPKPAD Kabupaten Natuna, Suryanto mengatakan, penggunaan aplikasi INFIS untuk pengelolaan sistem keuangan daerah disetujui upati Natuna, Hamid Rizal pada 28 November 2016 lalu melalui Peraturan Bupati Nomor 58.

Kemudian pada rapat SIKD yang digelar secara nasional oleh Kementerian Keuangan pada Maret 2017 lalu  dinyatakan bahawa Peraturan Bupati Natuna tentang INFIS itu adalah Peraturan Kepala Daerah pertama kali se Indonesia mengenai sistem pengelolaan keuangan berbasis TI.

"Aplikasi ini sudah dicoba buat dan terapkan sejak 2012 lalu. Cuma pada 2016 kemarin dipatenkan oleh Pak Bupati. Dan alhamdulillah Kemenkeu meresponnya dengan baik sekaligus mengapresiasinya," kata Yanto di Ranai, Ahad (21/1).

INFIS Natuna terdiri dari beberapa modul dasar seperti modul perencanaan, penganggaran, perbendaharaan, BMD, tepra, monitoring, serta pelaporan. Ke depannya pada aplikasi ini akan dikembangkan juga modul-modul lain, seperti modul kepegawaian, absensi, penggajian dan lain sebagainya.

"Spesifikasinya secara keseluruhan berbasis IT seperti destop, LAN, server, internet dan lain sebagainya," sambung Yanto.

Pada rapat demonstrasi e planning dan e Budgeting yang digelar KPK di Gedung KPK Kamis (18/1) lalu, INFIS Natuna kembali mendapat apresiasi. Kali ini apresiasi tersebut datang dari KPK. Bahkan KPK berjanji akan menjadikan Kabupaten Natuna sebagai contoh bagi daerah - daerah lain di Indonesia dalam hal sistem pengelolaan keuangan daerah.

"Alhamdulillah KPK juga mengapresiasi sistem ini. Bidang pencegahan KPK memyampaikan langsung apresiasinya kepada pak Bupati dan mereka berjanji menjadikan Natuna sebagai contoh bagi daerah lain dengan INFISnya," ujarnya.

Aplikasi INFIS Natuna merupakan hasil karya Natuna sendiri yang direncanakan dan dibuat oleh tim kecil yang ada di BPKPAD Kabupaten Natuna. Pembuatan aplikasi ini berdasarkan analisa yang mendalam termasuk analisa regulasi dan aturan.

"Kami-kami yang mencetuskan dan membuatnya. Proses analisanya panjang karena proses ini dilakukan secara panjang lebar mulai dari hulu sampai hilirnya, termasuk regulasi dan aturannya, sykurnya Pak Bupati sangat mendukung kerja tim itu. Dan lagi -lagi kami bersyukur aplikasi ini bermanfaat bagi daerah," ucapnya.***(fat)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar