Natuna

Yacher Sail Merasa Nyaman

NATUNA (HK) - Belasan kapal Yacht tiba di Pantai Teluk Selahang, desa Limau Manis, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Natuna, Kamis (7/6). Mereka mengaku nyaman di Natuna karena pemerintah dan masyarakatnya ramah.

Didampingi Ketua DPRD Natuna Yusripandi, Wabup Ngesti menyambut peserta Sail to Natuna dengan mengalungkan bunga kepada ketua rombongan. "Welcome to Natuna," ucap Ngesti sembari mengajak para turis melihat kesenian musik alu yang dimainkan kelompok seni.

Wabup Ngesti meminta agar para Yachter yang hadir dapat mempromosikan wisata Natuna kepada masyarakat dimana mereka tinggal.

Ia berjanji akan memberikan sambutan yang baik dan menjamin keamanan selama berada di Natuna. "Kita akui masih banyak kekurangan, dan pelan-pelan akan kita benahi fasilitas yang ada. Dan seluruh pihak sangat mendukung mulai dari TNI dan Kepolisian juga terlibat dalam kegiatan ini," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Natuna, Erson Gempa Afriandi mengatakan, rencana awal akan hadir 39 kapal Yacht ikut meramaikan Sail Anambas to Natuna. Namun dalam perjalananya, hanya 28 kapal Yacht yang sampai ke Anambas.

"Yang stay di Natuna baru 16 kapal. Sisanya masih di Anambas dan perjalanan menuju Natuna. 11 kapal Yacht menuju ke Malaysia dan Australia," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Natuna, Erson Gempa Afriandi di sela acara.

Sesuai jadwal, peserta Sail to Natuna akan berada di pulau Bunguran hingga seminggu kedepan. Mereka akan berwisata di sejumlah objek yang sudah disusun oleh traveler di Natuna.

"Biasanya mereka betah, bisa bisa lebih dari seminggu. Karena mereka senang dengan keramahtamahan masyarakat. Bahkan mereka juga senang melihat pemerintahnya kompak. Disambut Wakil Bupati, TNI Polri nya juga ada. Hal ini tidak mereka temui saat berada di Anambas," tutur Erson.

Terkait hal ini, Erson mengaku, tahun depan para Yachter berencana akan langsung menuju Natuna. Peserta mengaku senang karena sudah diberi kesempatan ikut dalam permainan rakyat seperti lomba kukur kelapa, melihat tarian melayu, lomba jaring ikan, lomba perahu hias serta lomba melukis.

Hal ini sambung Erson, tidak lain berimbas pada pergerakan ekonomi masyarakat tempatan. Sebab selama berada di Natuna, para Yachter akan disuguhkan aneka souvenir dan makanan khas daerah.

"Persiapan ini masih belum sempurna, dan tahun depan akan kita kemas lebih menarik lagi. Tentunya perlu dukungan semua stakeholder," tutupnya.

 



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar