Tanjung Pinang

Reses Anggota DPRD Tpi, Jaring Aspirasi Bersama Guru

TANJUNGPINANG - Memasuki masa reses, anggota DPRD Kota Tanjungpinang daerah pemilihan (dapil) I meliputi Kecamatan Tanjungpiang Kota dan Kecamatan Tajungpinag Barat menjaring aspirasi bersama guru.
"Kami mengumpulkan semua guru SD, SLTP dan SLTA khusus wilayah dapil I untuk dan sekaligus mendorong para guru agar lebih giat meningkatkan mutu pendidikan untuk meraih kelulusan yang lebih baik lagi pada UN mendatang," kata Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungpinang Mansyur Razak Minggu (1/5).

Dalam hal ini pihaknya telah melakukan reses selama dua hari mulai Jum'at (29/4) berdialog dengan para guru maupun Kepala Sekolah di Gedung Organisasi Wanita (GOW) jalan Sumatera, dan esoknya Sabtu (30/4) melakukan peninjauan di sejumlah sekolah untuk melihat dari dekat sekolah mana yang fasilitasnya belum memadai.

Menurutnya, ada berapa pertimbangan dilakukannya reses bersama para guru, yaitu UN masih merupakan momok yang menakutkan bagi siswa dan mendorong guru untuk lebih meningkatkan peran aktifnya dalam memberikan pengajaran yang bemanfaat dan mudah dimengerti oleh siswa sekolah.

Dalam reses itu, kita juga banyak menerima masukan dari guru negeri maupun swasta terutama terhadap pemenuhan kebutuhan fasilitas sekolah yang masih belum memadai agar dapat dilengkapi, seperti WC, ruang belajar, ruang majelis guru, lapangan olahraga dan sarana lainnya," ungkap legislator dari Partai Golkar yang berasal dari dapil ini.

Lebih lanjut Mansyur menjelaskan, berdasarkan undang-undang nomor 27 tahun 2009 tentang penggunaan anggaran, maka untuk sekolah yang berpredikat swasta bisa mengajukan bantuan yang sifatnya hibah dan sekolah Negeri bantuan intensif.

Pengajuan ini adalah untuk memenuhi sarana fasilitas sekolah yang dibutuhkan dalam kegiatan proses belajar dan mengajar, seperti bangku sekolah, ruang belajar, meja, papan tulis dan sebagainya.

Pemberian bantuan yang diberikan melalui Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang tergantung dari kemampuan keuangan daerah. Namun semua yang diberikan endingnya adalah untuk meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM)," tutur Mansyur.

Selain itu, pihaknya juga mengharapkan kepada wali murid untuk selalu memberikan dukungan moril kepada anak didiknya untuk lebih giat belajar dirumah, sehingga UN kedepan hasilnya bisa lebih baik.

"Setelah melakukan dialog, hari Sabtu kami meninjau ke sekolah-sekolah yang saat ini masih memprihatinkan dan perlu mendapatkan perhatian, diantaranya SMAN 6 Senggarang yang masih membutuhkan sarana olahraga, bangku sekolah, papan tulis, plafon, kipas angin.

Kemudian SMPN 11 Senggarang berharap dibangunya lapangan olahraga dan SDN 005 Kampung Bugis memerlukan akses jalan yang lebar masuk ke sekolah tersebut," kata Mansyur. (eza)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar