Tajuk

Bahaya Narkoba Harus Terus Disosialisasikan

Di tengah kondisi yang kini terus diisi dengan berbagai macam persoalan, masalah narkoba jangan dilengahkan. Soalnya, barang mematikan yang satu ini jika dibiarkan, akan makin merusak masyarakat. Saat pencegahan dan pemberantasan dilakukan secara masif, masih ada saja yang nekat untuk menyalahguna dan menyebarkannya. Konon lagi jika tidak diberi perhatian. Maka akan semakin gencarlah para pengedar dan penyalahguna melakukan aksinya.

Narkoba telah membuat banyak individu kehilangan orang-orang tercintanya. Barang mematikan ini ditengarai telah masuk ke hampir seluruh lini masyarakat. Jika sebelumnya barang haram itu hanya ada di tengah-tengah sekelompok orang, tapi kini telah hampir ada di semua lapisan, bahkan sampai ke elemen anak-anak.

Kita memberi apresiasi yang besar terhadap mereka yang selalu fokus menyampaikan bahaya narkoba di tengah masyarakat. Tanpa lelah, mereka selalu menyuarakan agar seluruh elemen untuk tetap waspada akan bahaya narkoba. Mereka selalu menyuarakan agar narkoba jangan sampai meluas. Jangan biarkan narkoba masuk dalam lingkungan keluarga. Jangan membiarka barang haram itu masuk ke generasi penerus bangsa.

Narkoba telah merenggut sedikitnya 50 orang per hari. Ini angka yang sangat besar. Apakah kondisi ini akan dibiarkan? Sepakat kita untuk menjawab 'tidak'. Namun, untuk mewujudkan kata 'tidak' tersebut tentu perlu aksi. Caranya bermacam-macam. Dalam tataran sederhana, dalam keluarga. Jangan sampai anak-anak atau anggota keluarga mencoba-coba mendekati barang haram itu. Lalu, lingkungan tempat tinggal. Jangan beri ruang kepada mereka yang bertingkah aneh atau mencurigakan. Jika ada indikasi ke arah yang tidak baik, segera laporkan pada pihak yang berwajib.

Munculnya korban-korban baru penyalahguna narkoba ditengarai akibat tidak adanya pemahaman terhadap bahaya barang mematikan itu. Karena ajakan, coba-coba, akhirnya mereka terperangkap. Ajakan dan coba-coba ini yang paling berbahaya apalagi jika masuk ke lingkungan anak-anak dan remaja.

Sebab itu, perhatian terharap narkoba jangan dihentikan. Sekali berhenti, para pengedar dan penyalahguna akan berpesta.

Diakui, persoalan di tengah masyarakat saat ini begitu besar, seperti tingginya harga sembako atau mahalnya biaya hidup. Namun, di tengah masalah itu, perhatian pada bahaya narkoba harus tetap skala utama. Jangan sampai, ketika persoalan hidup sudah begitu besar, jangan ditambah lagi persoalan adanya anggota keluarga yang masuk dalam lingkaran narkoba. Karena itu, terus lawan narkoba. ***




[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar