Kloter 21 Diberangkatkan ke Tanah Suci, Embarkasi Batam sudah Berangkatkan 9.398 JCH

Embarkasi Batam Sisakan 6 Kloter

Dua JCH asal Kepri dari Kloter 19 diberangkatkan bersama Kloter 21 pada Kamis (9/8/2018) siang kemarin.

Batam (HK) - Kloter 21 Embarkasi yang merupakan Jamaah Calon Haji (JCH) asal Jambi dan Kepri telah diberangkatkan ke Tanah Suci, Kamis (9/8/2018) pada pukul 12.30 WIB via Bandara Hang Nadim Batam. Kloter 21 merupakan jamaah gabungan dari Kabupaten Muarojambi, Kabupaten Batang Hari, dan Kabupaten Kerinci dan Kepri dengan jumlah 442 jamaah dan 5 orang Petugas Haji yang terdiri dari TPHI, TPIHI, TKHI, dan paramedis.

Kloter 21 Jambi dilepas oleh Kapolda Jambi, Irjen Pol. Muchlis, AS, MH di Aula Arafah Asrama Haji Kota Baru Jambi, Rabu malam (8/8/2018) pukul 23.00 WIB. Dalam acara itu turut hadir Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Jambi, Kapolresta Jambi, Kakan Kemenag Kab/kota se Jambi, dan Kadis Perhubungan.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jambi mengingatkan jamaah Kloter 21 agar memanfaatkan waktu dengan baik selama berada di Tanah Suci.

"Perbanyak ibadah serta menguatkan hati dengan rasa penuh ikhlas dan melatih kesabaran. Diharapkan nanti setelah jamaah haji kembali ke Tanah Air dapat menunjukkan perilaku yang memberikan manfaat dan keteladanan bagi diri sendiri maupun kepada orang lain," ucap Muchlis.

Sementara itu, Kasubbag Humas Kanwil Kemenag Jambi, M.Thoif, mengatakan, pada Kloter 21 terdapat dua jamaah yang batal berangkat.

"Ahli warisnya tidak siap untuk diberangkatkan sebagai jamaah pengganti. Oleh sebab itu, open seat diisi jamaah cadangan lunas sesuai urutan porsi dari kabupaten Muara Bungo sebanyak 2 orang. Sementara ada satu orang yang ditunda karena sakit di Embarkasi. Yang bersangkutan akan ditunggu sampai sehat dan bergabung di kloter selanjutnya," jelas M Thoif.

Dia menjelaskan, jamaah Kloter 21 yang batal berangkat a.n Tarmini Abdul Manan asal Muaro Jambi, dan, Surya Maddayah asal kerinci. "Sementara yang ditunda di Embarkasi yakni Sabar Ramli asal Kerinci," kata M Thoif.

Seluruh jamaah Kloter 21 diberangkatkan ke Batam sekitar pukul 03.00 WIB, Kamis (9/8/2018) dinihari via Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi menuju Batam. Diketahui, khusus untuk Jambi, seluruh JCHnya tidak masuk ke Asrama Haji Batam karena mereka masuk dalam 'Embarkasi Antara'. JCH Jambi hanya transit di Batam untuk melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.

Sementara itu, berdasarkan keterangan yang disampaikan Kabid Dokumen merangkap Sekretaris PPIH Embarkasi Batam, Alikek, sesampainya di Batam, terdapat dua jamaah Kloter 21 yang tunda ke Arab Saudi, a.n Bordan Yusuf Mahyi manifest (21/009) karena sakit di Bandara Embarkasi Batam. Lalu, a.n Suratman Muhanan Wirorejo no manifest (21/098) karena sakit di Bandra Embarkasi Batam.

Lalu, ada dua jamaah yang mutasi masuk, a.n Rosnah Abdul Rahmah manifest (21/360) dari Kloter 19. Dan, a.n Hasiah Saman Sudin manifest (21/262) dari Kloter 19. Menurut jadwal, jamaah haji Kloter 21 akan tiba kembali di Tanah Air pada 19 September 2018 pada pukul 21.50 WIB dengan pesawat Saudi Arabian Airlines no penerbangan 5322.

Dengan berangkatnya Kloter 21, maka sampai kemarin, Embarkasi Batam sudah memberangkatkan sebanyak 9.398 JCH menuju Tanah Suci. Berdasarkan jadwal, Kloter 22 akan diberangkatkan siang ini, Jumat (10/8/2018) pukul 12.50 dengan pesawat Saudi Arabian Airlines no penerbangan SV 5521 langsung menuju Jeddah. Kloter 22 juga JCH asal Jambi. (fhy/r)




[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar