Diharapkan Menguntungkan Petani

PKL Mahasiswa IPB di Lingga

Kepala Desa Bukit Langkap (tengah) melihat padi petani yang ditanam di lahan percetakan sawah Desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur.

LINGGA (HK)- Sejumlah mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Sub Kampus Lingga yang menjalankan praktek kerja lapangan (PKL) ke 9 desa yang ada di Kabupaten Lingga selama tiga bulan diharapkan mampu mendatangkan keuntungan bagi petani.    

Adapun 9 desa yang menjadi tujuan PKL mahasiswa D1 program studi Pertanian dan Peternakan tersebut yakni, Desa Panggak Darat, Panggak Laut, Sungai Besar, Bukit Langkap, Resang, Marok Kecil, Batu Kacang, Pelakak serta Sungai Raya.

Kepala Desa Bukit Langkap, Sudarmin menyambut baik program magang mahasiswa tersebut di desanya. Dia mengaku, sudah mengkondisikan kegiatan mahasiswa, baik kebutuhan mau pun jadwal pendampingan ke petani untuk tiga bulan kedepan.

"Di Desa Bukit Langkap, alokasinya ada 14 orang mahasiswa yang terdiri dari 7 pria dan 7 wanita," kata Sudirman, Jumat (10/8). Dia berharap, hadirnya mahasiswa PKL di Desa Bukit Langkap menimbulkan dampak positif, terutama untuk perkembangan sawah yang ada di desa tersebut.

"Ada semacam simbiosis mutualisme lah. Artinya menguntungkan kedua belah pihak. Untuk anak-anak magang tentu mereka dapat pengalaman dan ilmu di lapangan. Sedangkan untuk petani, mereka bisa terbantu dalam mengolah sawah, baik itu perawatan pemupukan maupun penanganan hama penyakit," ujarnya.

Selain itu, lanjut Sudarmin, pemerintah desa juga punya keuntungan tersendiri dengan adanya PKL tersebut, karena mahasiswa itu adalah putra tempatan Lingga yang berasal dari desa dan kecamatan lain, namun masih dari Kabupaten Lingga sendiri.

"Kami berharap kepada mahasiswa nantinya dapat terbukanya akses ke desa asal mereka. Jadi kedepan ketika persawahan Bukit Langkap sudah semakin bagus dan berhasil maksimal," ucapnya.

Diketahui, adapun jumlah penempatan mahasiswa PKL di masing-masing desa yakni, Desa Panggak Darat 6 mahasiswa program studi pertanian dan 18 orang peternakan. Kemudian di Desa Panggak Laut juga ditempatkan 7 orang mahasiswa pertanian sama dengan Desa Bukit Langkap. Hanya saja jumlahnya lebih banyak yakni 14 mahasiswa.

Selanjutnya di Desa Sungai Besar ditempatkan 6 mahasiswa pertanian, serta Desa Resang sebanyak 16 orang mahasiswa di program studi yang sama. Begitu juga dengan 21 mahasiswa yang ditempatkan di Desa Marok Kecil. Namun, untuk Desa Batu Kacang, ditempat 8 mahasiswa peternakan, sama dengan Desa Sungai Raya 4 mahasiswa dan Desa Pelakak 3 orang mahasiswa peternakan.(jfr)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar