Batam

Dishub Usulkan Penambahan Mobil Derek

BATAM (HK) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam mengusulkan penambahan mobil derek tahun depan. Rencana penambahan tersebut disampaikan oleh Kabid Lalin Dishub Kota Batam, Edward Purba, bilamana keberadaan Perda Parkir dan Kawasan Tertib Lalu Lintas oleh DPRD Batam.

"Kita usulkan penambahan mobil derek tahun depan. Sebagai upaya mensukseskan pelaksanaan Perda Parkir dan Kawasan Tertib Lalu Lintas," ungkapnya ke awak media, Kamis (9/8).

Penambahan tersebut, lanjutnya, karena saat ini Dishub kota Batam hanya memiliki satu unit mobil derek. Yang sudah pasti tidak mampu menjangkau seluruh Kota Batam. Sementara penegakan Perda Parkir nanti diperkirakan akan banyak pelanggaran, dan membutuhkan penindakan untuk memberikan efek jera.

"Target kita agar pelaku parkir liar yang kerap menggganggu keindahan pedestarian dan jalur pejalan kaki. Dengan penindakan kita berharap meberikan efek jera," ungkapnya. Dijelaskan, bahwa bukan langsung penindakan, termasuk juga penerapan denda, tetapi diawali dengan sosialisasi. Dimana keberadaan Perda tersebut mengadopsi dari Kemenhub kerjasama dengan Polantas.  

Dijelaskan, setelah pengesahan Perda dan juga Perwako terkait denda, maka tiga bulan kedepan Dishub Kota Batam akan melakukan sosialisasi ke masyarakat. Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, salah poin penting dalam Ranperda parkir adanya kelausul derek kendaraan roda empat yang parkir liar dengan Rp500 ribu serta biaya menginap di kantor Rp300 ribu.

Biaya Rp500 ribu tersebut, kata Edward adalah biaya sekali derek mobil yang parkir liar. Sementara angka Rp300 ribu adalah adalah biaya parkir bilamana lebih dari 24 jam. "Tidak langsung membayar kepada petugas, langsung ke Bank Riau Kepri. Apa bila ada bukti pembayaran dari bank Riau Kepri, baru kendaraan kita lepas. Jadi yang nama nya duit petugas tidak menerima sepersenpun," pungkasnya. (put)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar