Natuna

Spam Batubi Dilidik Jaksa

Kajari Natuna, Juli Isnur mengakui pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap proyek pembangunan Spam Batubi.

NATUNA (HK) - Aparat Kejaksaan Negeri Natuna saat ini sedang menyelidiki kasus Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batubi.

Kades Sedarat Baru, Kecamatan Bunguran Batubi, Gunawan mengatakan, proyek SPAM yang dimulai sejak 2015 silam itu dilaksanakan secara bertahap. Saat ini proyeknya sudah selesai dilaksanakan dan sudah diserahterimakan ke PDAM Tirtanusa Natuna untuk dioperasikan.

"Aljamdulillah, kran-kran air sudah terinstalasi ke rumah-rumah penduduk. Proyeknya mungkin sudah jadi, tapi airnya saja belum ngalir,"  kata Gun di SP3 Batubi melalui telepon, Rabu (12/9).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Gun mengaku proyek air itu belum beroperasi karena ada beberapa hal yang masih dalam proses seperti kerusakan pipa utama dan sistem pengoperasian oleh PDAM.

"Sepertinya masalahnya tidak ada, cuma yang kami tahu pipa utamanya rusak dan masih tahap rembuk-rembuk dengan PDAM. Dan beberapa waktu lalu Kejari meminta keterangan kepada sejumlah orang mengenai Spam ini, termasuk saya. Tapi kami tak tahu banyak mengenai urusan itu," ujarnya.

Kajari Natuna, Juli Isnur membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap proyek itu untuk mengumpulkan keterangan dari banyak pihak prihal proyek itu.

Akan tetapi, Kajari Isnur belum bisa menyampaikan banyak hal terkait hal di atas karena masih dalam tahap penyelidikan. "Ya betul. Penyelidikan tengah berjalan, kami masih sebatas ngumpulin keterangan. Fiksnya nanti setelah ada hasil dari kerja tim kami ya," kata Kajari Isnur, melalui telepon.***(fat)




[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar