Peringati HUT Polantas ke-63

Uji Bongkar Pasang Ban Mobil

Anggota Satlantas Polres Karimun mengikuti uji keterampilan bongkar pasang ban mobil.

KARIMUN (HK) - Jajaran Polres Karimun dibekali keterampilan membongkar pasang ban mobil, tujuannya untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan untuk mengganti ban di jalan raya. Untuk menguji keterampilan itu, Kapolres Karimun sengaja mengadakan lomba bingkar pasang ban mobil kepada masing-masing satuan dan Polsek di Karimun, Rabu (12/9)

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Karimun diikuti perwakilan masing-masing satker dan Polsek. Satu regu diisi oleh tiga personel polisi. Masing-masing regu dituntut untuk membongkar dan memasang kembali ban mobil patroli Satlantas Polres Karimun. Usai dipasang mobil kemudian didorong ke titik yang telah ditentukan.

Dari 8 Satker dan Polsek yang mengikuti kegiatan bongkar pasang ban mobil, ternyata Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polres Karimun berhasil memecahkan waktu tercepat dengan 2 menit 36 detik, posisi kedua Sat Intel dengan catatan waktu 3 menit 4 detik serta posisi ketiga Sat Narkoba dengan perolehan waktu 3 menit 35 detik.

Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya usai kegiatan kepada wartawan mengatakan, tujuan dilaksanakan uji keterampilan bongkar pasang ban mobil tersebut tujuannya adalah untuk mengasah kemampuan seorang polisi yang sedang berseragam membantu masyarakat yang mungkin mengalami kesulitan berupa kerusakan ban di jalan.

Kata Kapolres, berdasarkan UU no 02 tahun 2002 tentang Kepolisian khususnya pasal 13 terkait pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat. Untuk mengaplikasikan tupoksinya tersebut, maka salah satu bentuknya adalah membantu masyarakat yang tiba-tiba saja mengalami kesulitan ban mobilnya rusak di jalan raya.

"Kita ingin bagaimana anggota Polres Karimun ini mau turun ke jalan dan langsung memberikan pertolongan ketika melihat ada pengemudi lain yang tiba-tiba saja mengalami kesulitan di jalan. Anggota harus bersikap spontanitas, apakah dia sedang bertugas dengan mengenakan seragam ataupun tidak, langsung membantu masyarakat sesuai dengan tupoksinya," ungkap Hengky.

Selain kepada masyarakat, kata Hengky, keterampilan membongkar pasang ban mobil tersebut juga bermanfaat bagi anggota itu sendiri. Dengan adanya uji keterampilan ini, maka setidaknya bisa memperlancar kembali ilmu tersebut kepada masing-masing anggota. Begitu ada kesulitan di jalan bisa langsung bisa diatasi.

Dikatakan, uji keterampilan membongkar pasang ban mobil tersebut juga disejalankan dengan peringatan HUT Lalulintas ke-63. Dia berharap, masing-masing anggota Polri harus mengedepankan profesionalitas, transparan dalam melayani, tulus dan ikhlas dalam melindungi masyarakat, terutama menghilangkan rasa ketakutan kepada masyarakat.

"Kita ingin membangun imej yang bagus tentang Polantas terkait pelayanan, penegakan hukum dan rekayasa jalan. Secara institusi, polisi sudah berusaha membangun jati diri dan membangkitkan terus kepercayaan dari masyarakat, tentu saja dengan upaya yang sudah dibangun tidak akan berhenti begitu saja," pungkasnya. (ham)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar