Batam

Disdik Investigasi SPN Dirgantara

BATAM (HK) - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kepri, Muhammad Dali mengatakan pihaknya tengah melakukan investigasi Di SPN Dirgantara Batam. Hal tersebut, terkait dugaan penahanan dan pemborgolan RS yang dilakukan pihak sekolah.

Namun demikian, kepada awak media, Rabu (12/9), Muhammad Dali menyebutkan bahwa hasil investigasinya masih dalam tahap perangkuman sehingga hasilnya belum bisa disampaikan ke publik. Akan tetapi saat ditanya awak media ia mengakui ada prosedur yang tidak pada tempatnya.

"Kami masih mengumpulkan keterangan dan bukti, nanti hasilnya kami sampaikan tertulis," ujarnya saat konfrensi pers di Gedung SPN Dirgantara Batam.

Salah satu yang menjadi sorotan, adalah pemborgolan  RS menurutnya diluar kewajaran. Karena pemborgolan biasanya diberlakukan untuk orang-orang yang melakukan tindakan kejahatan, sementara siswa RS tidak pada posisi itu, tetapi hanya dalam keadaan melakukan pelanggaran disiplin yang seharusnya tidak mendapatkan pemborgolan.

Begitu juga dengan apa yang dilakukan pihak keluarga RS yang melaporkan kepihak kepolisian, sebagai warga negara yang taat hukum itu merupakan hak kewarganegaraan.

Pada kesempatan tersebut, Muhammad Dali melihat langsung ruangan konseling yang disebut-sebut dalam pemberitaan. Didalam ruangan tersebut terdapat satu kasur serta tumpukan beberapa kotak. "Tingkat kelayakan relatif. Di sekolah umum, belum memiliki konseling. Dapat lihat sendiri. Di isi sampai lima orang. Kalau menurut saya kurang layak," ujarnya.

Kedatangan M Dali ke sekolah disambut langsung oleh Kepsek, dan pembina SPN Dirgantara. (put)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar