Pendidikan

Majukan Pendidikan Tanggungjawab Bersama

BATAM (HK) - Pemerhati Pendidikan dan juga Ketua Komite Sekolah, Hendri Mulya, menilai bahwa memajukan pendidikan itu tidak hanya tugas pemerintah dan sekolah semata. Melainkan merupakan tanggungjawab bersama semua elemen harus turut berperan. Salah satunya dalam melengkapi kebutuhan sarana dan prasarana sekolah untuk mendukung proses pendidikan, perlu ada pemikiran bersama-sama.

"Peran kami sebagai komite sekolah, sebagai fasilitator antara sekolah dengan orang tua. Begitu pula kerap mengawal setiap pembahasan musrembang yang diajukan sekolah mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga kota. Namun dari hasil keputusan, usulan akan kebutuhan sarana sekolah ini selalu tersisihkan dianggap bukan skala prioritas. Padahal kita tahu, bahwa pendidikan ini sangat urgent sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah," ujar Hendri, beberapa hari lalu.

Diakuinya, bahwa sejauh ini masih banyak permasalahan pendidikan yang perlu diselesaikan bersama-sama. Maka dari itu pentingnya kerja sama dan gotong royong semua elemen masyarakat dalam memajukan pendidikan, baik terkait sarana dan prasarana maupun persoalan lainya.

Kendati ia tahu pemerintah telah menganggarkan dana pendidikan 20 persen, namun pada kenyataannya tidak murni untuk peningkatan mutu pendidikan. "Anggaran pendidikan di APBD memang telah mencapai 20 persen, namun tidak khusus untuk peningkatan mutu pendidikan, masih dikurangi untuk pembangunan fisik, gaji guru, dan lainnya. Mungkin untuk peningkatan mutu pendidikan hanya sekian persen saja," katanya.

Maka dari itu komite dan sekolah harus bisa bersinergi agar program-program yang dijalankan sekolah bisa disampaikan komite sekolah kepada orang tua maupun mencari peluang dukungan dari kepihak lainnya. Sejauh ini, ia menjalankan tugas sebagai komite sekolah selalu mewadahi dan menampung aspirasi serta ide-ide para orang tua siswa dalam mengembangkan dan memajukan proses belajar mengajar di sekolah.

"Sebagai komite sekolah harus bisa menjadi mediator atau wadah komunikasi antara sekolah dengan orang tua dan masyarakat. Selain tugas komite juga harus bisa menjdi bagian dari pengontrol dalam rangka transparansi dalam pengunaan dana pendidikan di sekolah," jelasnya.

Pada kesempatan itu juga, Hendri menginformasian, bahwa program yang tengah ia jalankan bersama sekolah, yakni meningkatkan peran orang tua dalam mendukung kemajuaan sekolah. Bahkan Hendri kerap mengajak orang tua dan masyarakat, untuk turut terlibat dalam membantu pendidikan anak-anak mereka. Karena ia nilai, peran orang tua dalam hal ini begitu berarti. Bahkan bisa dikatakan tanpa peran orang tua, nilai-nilai pengetahuan yang didapatkan di bangku sekolah tidak akan ada artinya sama sekali. (men)




[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar