Pendidikan

Lulusan Rata-rata Diterima Bekerja

BATAM (HK) - Kepala Sekolah SMK MHS Batam, Joni Firdaus, mengatakan rata-rata lulusan dari SMK MHS Batam terserap di dunia kerja di berbagai industri dan perkantoran. Begitu pula laporan dari perusahaan yang menerima magang para siswa, mengaku puas akan hasil kerja dan disiplin siswa selama magang di perusahaan tersebut.

"Rata-rata perusahaan mengaku puas kinerja anak didik kita selama magang. Malah tak sedikit anak didik yang diminta jadi karyawan diperusahaan itu setelah mereka lulus," ujarnya usai menghadiri pembukaan MHS Futsal Championship 4, Kamis (13/9).

Ia mengaku, banyak ucapan terima kasih dari orang tua murid kepadanya karena anaknya telah bekerja. "Orang tua dengan sengaja datang kesekolah mengucapkan terima kasih kepada kita karena anaknya sudah bekerja. Malah ada orang tua dari anak pertama hingga anak ketiga disekolahkan di SMK MHS, seperti kakaknya habis lulus SMK MHS langsung kerja dan bisa membiayai adiknya sekolah di SMK MHS. Begitu juga selanjutnya, setelah adiknya lulus dan diterima bekerja, mereka berdua bisa membiaya adiknya lagi sekolah di SMK MHS," jelas Joni bercerita panjang lebar.

Menurutnya, penerapan pendidikan disetiap jurusan di SMK MHS telah mengalami revitalisasi yang menyusun kurikulum melibatsertakan dunia usaha dan industri. Seperti untuk jurusan Akutansi, selain menerapkan metoda kurikulum nasional, juga materi akutansi disesuaikan dengan keinginan dunia usaha. "Kita undang perusahaan ke sekolah, lalu kita minta masukan  metoda seperti apa yang seharusnya dibutuhkan perusahaan yang harus dimiliki skill anak didik ini. Malah setiap dua atau tiga bulan sekali mereka juga diminta untuk jadi guru undangan di sekolah," katanya.

Selain itu juga, untuk kegiatan magang di SMK MHS sudah menjadi agenda rutin setiap tahun bagi siswa kelas XI, karena kegiatan tersebut menjadi standar penilaian tersendiri dalam bentuk uji kompetensi (UKK), dan sebagai syarat memenuhi ujian nasional (UN). "Makanya saat PPDB yang masuk ke SMK MHS ini, bukan lagi siswa buangan dari PPDB di sekolah negeri. Melainkan mereka mendaftar langsung ke SMK MHS itu, itu sudah jauh-jauh hari sebelum PPDB di sekolah negeri dibuka," ucap Joni lagi.

Hal ini diakui salah seorang siswa alumni SMPN 4 Batam bernama Shaliha Putri Minda, ia mengaku tak ragu-ragu lagi untuk mendaftar menjadi siswi di SMK MHS. Bahkan ia sendiri tak ingin mendaftar ke sekolah negeri, hanya tujuannya masuk ke SMK MHS setelah lulus SMP. Bukan tanpa alasan Shaliha menjatuhkan pilihan pada SMK MHS, karena ia ingin seperti tetangganya yang jago IT dan bisa kuliah di Politeknik Negeri Batam sambil bekerja gara-gara lulus dari SMK MHS.

cewek berdarah Palembang merupakan anak sulung dari 2 bersaudara itu, masuk SMK MHS mengambil jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Padahal dengan nilai UN yang ia miliki cukup bagus, sudah dipastikan diterima di sekolah negeri favorit. "Gak ah, tujuan aku dari SMP emang mau masuk SMK MHS biar lebih pintar IT," ujarnya. (men)




[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar