Wadahi Minat dan Bakat Siswa

18 SMP Ikut Ajang MHS Futsal Championship 4

BATAM (HK) - SMK Multistudi High School (MHS) Batam, kembali menggelar turnamen Futsal yang ke empat kalinya antar pelajar SMP se Kota Batam, Kamis (13/9). Kegiatan bertajuk MHS Futsal Championship 4 ini, diikuti 18 tim dari 18 SMP se Kota Batam dengan memperebutkan hadian puluhan juta, piala dan bingkisan dari sponsor.  

Acara ini dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri, Dr Muhammad Dali MM dengan melakukan kick off berupa tendangan bola ke gawang. Dan dihadiri pihak Yayasan SMK MHS, Bambang Soediono, Kepsek SMK MHS Jhoni Firdaus, Kadisdik Kota Batam Endri Arulan, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, dan Dewan Pendidikan Kota Batam, serta pejabat lainnya

Dalam mengawali pertandingan perdana di port A menurunkan 6 tim Futsal, yakni tim SMPN 20 Batam melawan SMPN 29 Batam, dan SMP Hosannah melawan tim dari SMP Darul Taqwa. Sedangkan pada port B SMP Harmoni melawan tim SMPN 4 Batam. Sedangkan diajang final akan berlangsung pada 29 September mendatang dengan menyisakan 4 tim yang akan memperebutkan juara I, II, III, dan IV.

Kepala Disdik Provinsi Kepri, Dr Muhammad Dali MM, mengapresiasi pihak SMK MHS yang telah mewadahi minat dan bakat siswa tingkat SMP dalam bidang olahraga futsal dengan MHS Futsal Championship 4. Hal ini kata dia, harus dijadikan contoh bagi sekolah-sekolah swasta lainnya dalam upaya memperkenalkan sekolah ke layak umum.

“Kegiatan seperti inilah yang harus digelar sekolah swasta lainnya, agar ini menjadi magnet bagi siswa-siswi SMP untuk masuk ke sekolah-sekolah swasta tidak melulu ke sekolah negeri. Maka dari itu untuk kedepannya, Dinas Pendidikan akan menjadikan sekolah negeri dan swasta itu memiliki standar mutu yang sama,” ujar Dali usai membuka MHS Futsal Championship 4.

Dali menilai, bahwa kegiatan diadakan SMK MHS ini sesuai dengan aturan menteri yang berkaitan dengan PPDB, bahwa prestasi dari kegiatan non-akademik itu tetap dinilai. Hal ini nantinya sangat berguna bagi para siswa ketika hendak  melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. "Sertifikat prestasi non akademik ini jadi nilai tambah ketika nanti siswa masuk sekolah lebih tinggi lagi," jelasnya.

Dalam kesempatan itu juga Dali berpesan agar kegiatan ini tetap terpelihara dengan baik. Tentunya kata dia, para siswa ketika ikut bertanding harus menjunjung sportifitas, serta jalin kerjasama yang baik dan jadikalah turnamen ini sebagai ajang kompetisi yang sehat. "Yang nanti jadi juara lebih ditingkatkan lagi prestasinya, dan yang belum menjadi juara jangan putus asa terus berlatih agar diajang berikutnya bisa meraih juara," pesan Dali.

Sementara Ketua Yayasan SMK MHS, Bambang Soediono mengatakan, bahwa MHS Futsal Championship merupakan agenda tahunan diadakan SMK MHS dan sekarang ini merupakan yang keempat kalinya. Pihaknya sengaja menggelar turnamen futsal antar SMP, karena merupakan bentuk ajang promosi SMK MHS kepada siswa SMP.

"Promosi ini berbagai macam bentuknya, seperti Futsal Championship ini juga promosi disamping menumbuhkan sportivitas dalam berolahraga, juga memperkenalkan kepada para pelajar SMP agar mereka lebih tahu akan SMK MHS ini merupakan sekolah berkualitas. Apalagi kita tahu keberadaan SMK MHS ini merupakan sekolah yang jauh dari pemukiman atau keramaian penduduk, makanya perlu diekspos," jelas Bambang.

Namun demikian, Bambang percaya, bahwa SMK MHS masih dipercaya masyarakat, karena lebih mengutamakan kualitas dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Hal ini terbukti dari prestasi diraih para siswa, serta lulusan yang telah terserap oleh dunia usaha dan industri. (men)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar