Patuhi Aturan Keselamatan Penerbangan

6.276 JH Sudah di Tanah Air

Jamaah Haji Debarkasi Batam saat berada di Asrama Haji Batam.

Batam (HK) - Proses kepulangan Jamaah Haji (JH) Debarkasi Batam sampai Kloter 14 cukup lancar. Hal ini ditandai dengan kedatangan tiap-tiap Kloter berada dalam jadwal yang ditetapkan.

Sampai kedatangan Kloter 14 pada, Rabu (12/9) pukul 22.43 WIB, jumlah Jamaah Haji Debarkasi Batam yang telah tiba kembali di Tanah Air sebanyak 6.276 jamaah. Diketahui, Jamah Haji Kloter 14 merupakan gabungan jamaah asal Kabupaten Sambas 313 orang, Kota Pontianak 129 jamaah, dan lima Petugas Kloter dengan total 447 orang.

Berdasarkan data yang disampaikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Batam kemarin, dalam Kloter 14 ada satu jamaah yang wafat di Arab Saudi, a.n Muhammad Toni Sadul asal Kabupaten Sambas.

Saat akan kembali ke Tanah Air, ada dua jamaah yang mutasi keluar, yakni, a.n Purwatiningsih Suwarto Yadi asal Kabupaten Kapuas Hulu mutasi ke Kloter 12, Kalbar, dan, a.n Sri Haslindo Zainul Abidin asal Kabupaten Kapus Hulu yang mutasi ke Kloter 12.

Kemarin siang, seluruh jamaah Kloter 14, telah dipulangkan ke daerah masing-masing via Bandara Hang Nadim Batam dalam tiga penerbangan pada pukul 08.00 WIB, 11.55 WIB, dan 15.50 WIB. Sementara itu, sampai media ini dicetak, Jamaah Haji Kloter 15 tengah menuju Batam dalam perjalanan dari Madinah. Menurut jadwal, Kloter 15 akan tiba tadi malam sekitar pukul 21.50 WIB.

Diketahui, Kloter 15 diberangkatkan ke Tanah Suci pada, Jumat (3/8/2018) lalu dilepas oleh Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, Dodi Riyadmaji, di Asrama Haji Batam. Pada saat itu, Kloter 15 terdiri dari jamaah laki-laki 207 orang dan perempuan 242 jamaah dengan total 449 jamaah. Mereka berasal dari Kota Singkawang 109 orang, Sintang 142 orang, Kota Pontianak 191, Kabupaten Mempawah 2 orang, serta Petugas Kloter 5 orang.

Berdasarkan data saat itu, jamaah tertua dalam Kloter 15 adalah Hadri Mathat Jafar (89) asal Kota Singkawang. Sedangkan yang termuda adalah Mauludya Samsu Rijal (19)asal Kabupaten Sintang. Berdasarkan Qur’ah Maktab 1439 H/ 2018 M, selama berada di Makkah, JCH Kloter 15 menempati rumah di wilayah Raudhah Maktab 12 Sektor 03 No. Rumah 305 dan 306.

Patuhi Aturan Keselamatan Penerbangan

Sementara itu, jelang kepulangan ke Tanah Air, Jamaah Haji Kloter 19 diingatkan untuk mematuhi aturan keselamatan penerbangan. Bagi jamaah yang mempunyai hobi berbelanja, harus mengukur barang-barang yang dibawa sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pihak penerbangan.

Diketahui, jamaah hanya diperbolehkan membawa tas paspor, tas tentengan (tas kabin) dengan berat maksimal 7 Kg dan koper (bagasi) 32 Kg. "Pihak penerbangan hanya akan mengangkut tas dan koper yang berlogo Saudia Arabia," ungkap H.Sufriadi, TPIHI Kloter 19, Kamis (13/9/18) seperti disampaikan MCH Debarkasi Batam.

"Disamping itu, jamaah dilarang memasukkan air zam-zam di dalam koper besar," tambah Sufriadi.

Hal ini, lanjut Sufriadi, untuk keselamatan dan kenyamanan penerbangan, karena di bagian bawah kabin terdapat banyak kabel yang harus selalu kering. "Jika terkena air, maka bukan tidak mungkin arus pendek terjadi dan menyebabkan kebakaran. Petugas Bandara Madinah mengetahuinya melalui mesin x-ray dan langsung membongkarnya," paparnya.

Setiap jamaah akan menerima lima liter zam-zam yang sudah lebih dulu dikirimkan di Debarkasi Haji Batam, dan akan dibagikan saat jamaah tiba di Asrama Haji Batam dengan menunjukkan paspornya masing-masing.

Lebih lanjut Sufriadi mengatakan, pihaknya melakukan koordinasi ke Daerah Kerja (Daker) Madinah pada, Kamis(13/9) kami untuk melaporkan hal-hal yang berkenaan dengan persiapan pemulangan jamaah haji Kloter 19 ke Tanah Air. "Berdasarkan surat edaran dari Kepala Daker Madinah, H-6 Petugas Kloter melakukan pengecekan dokumen (paspor) jamaah haji di Muasasah Adila guna memastikan setiap paspor jamaah haji dilengkapi dengan boarding pass,” ungkap Sufriadi

“H-1 penimbangan koper bagasi jamaah haji dilakukan di lobby hotel dengan disaksikan oleh petugas kloter. Penimbangan barang dilakukan oleh pihak maskapai penerbangan,” jelas Sufriadi

Diketahui Kloter 19 merupakan Jamaah Haji asal Provinsi Kepri gabungan dari jamaah asal Kabupaten Karimun, Kota Batam, dan Kabupaten Bintan. Sesuai dengan jadwal, kloter ini akan kembali ke Tanah Air Senin (17/9/18) pukul 21.50 WIB. (fhy)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar