Porprov Kepri ke-IV

Atlet Lingga Siap Berpartisipasi

Tim atlet olahraga Kabupaten Lingga dibawah arahan Disparpora terus melaksanakan latihan untuk menghadapai Popprov Kepri yang belum jelas tanggal pelaksanaanya.

LINGGA (HK)- Para atlet Kabupaten Lingga jauh-jauh hari telah menyatakan siap berpartisipasi di ajang Porprov ke-IV tingkat provinsi Kepri. Hanya saja, jelang keputusan pelaksaaan yang belum jelas membuat kontingen Kabupaten Lingga masih menunggu.

"Kita sebenarnya siap, karena ada anggaran yang memang bersumber di PORA, bukan KONI Kabupaten," kata Rustam, Kasi Pemuda dan Olahraga Disparpora Lingga, Rabu (11/10).

Rustam, menjelaskan pihaknya bukan apatis bersikap terhadap event ini. Meski menimbulkan kontroversi terkait anggaran pelaksaaan antara KONI Provinsi Kepri dan tuan rumah Kota Tanjungpinang. Namun sejauh ini pihaknya selalu mengikuti perkembangan.

Hanya saja pihak KONI Kabupaten Lingga yang mempunyai wewenang penuh di tingkat kabupaten tidak menyampaikan secara tertulis kesiapan berpartisipasi pada pelaksaaan Porprov tahun ini. Sehingga hasil rapat dari perwakilan KONI Provinsi, Dispora Provinsi dan pemerintahan Kota Tanjungpinang menyatakan pelaksaaan Porprov tahun ini dibatalkan.

Alasannya, penyebab utama tidak dapat terselenggaranya Porprov, karena tidak adanya dukungan anggaran dari Pemprov Kepri untuk pelaksanaan Porprov ke-IV ini dimana pagu yang dibutuhkan secara keseluruhan Rp10 miliar tetapi hanya disetujui hanya Rp2 miliar saja.

Kota Tanjungpinang dikabarkan sebagai tuan rumah juga merasa tidak mampu untuk mengikuti Porprov Kepri tahun 2018 ini. Terutama dalam hal perbaikan venue serta pelaksanaan seremonial dari pembukaan hingga penutupan. Alasan lain keputusan pembatalan kegiatan olahraga ini dikatakan hanya tiga kabupaten yang menyetujui secara tertulis untuk berpartisipasi, yakni Kabupaten Karimun, Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Natuna.

Sedangkan yang lainnya, termasuk Kabupaten Lingga sendiri tidak menyampaikan hal tersebut. Dengan begitu alasan kepesertaan tidak memenuhi syarat terselenggaranya kegiatan tersebut. "Kami tidak disampaikan secara resmi. Sehingga kami tidak tahu. Sebenar kami siap dengan anggaran yang kami punya untuk mensukseskan event Porprov tahun ini," ujar Rustam.

Menurutnya, keputusan mengikuti secara resmi berada di tangan KONI Kabupaten. Hanya saja KONI Kabupaten Lingga saat rapat digelar oleh pihak-pihak terkait di provinsi tidak menyatakan kesiapan kontingen Lingga secara tertulis. Sehingga Kabupaten Lingga tidak masuk pada daftar 3 kabupaten lainnya yang menyatakan siap. Padahal jauh-jauh hari, Disparpora Lingga telah menyiapkan atlet-atlet dari sejumlah cabor yang akan dipertandingkan.

Dengan keadaan tersebut, saat ini Disparpora Lingga menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi pada kegiatan Porprov ke-IV dan pernyataan itu telah disampaikan kepada pihak Provinsi lewat Kadispora Provinsi, Drs Mefrizon. Kabupaten Lingga secara lisan saat ini bersedia mengikuti dan berpartisipasi pada pergelaran Porprov tahun ini.

"Kami juga meminta undangan secara resmi, ini untuk pegangan kami mengeluarkan anggaran," kata dia.

Hingga saat ini, informasi pembatalan event Porprov ke-IV telah beredar di publik. Namun pemerintah Provinsi Kepri masih berharap ada solusi lain agar pelaksanaan dapat berjalan. Sehingga keputusan itu belum bisa dianggap final.

Wakil Gubernur Kepri, Isdianto menegaskan POPROV tidak boleh dibatalkan hanya kerana persoalan anggaran. Dia berharap ada jalan lain untuk bisa memecahkan kebuntuan tersebut. "Persoalan ini akan dibahas secara serius dengan lembaga terkait. Saya minta Dispora Kepri memperhatikan persoalan ini," kata Wakil Gubernur Kepri sebagaimana dilansir dalam laman resmi Pemprov.(jfr)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar