Natuna

Kapolres Ngopi Bareng Warga

KAPOLRES Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto. Ia menggelar cerita-cerita dengan warga untuk menyerap aspirasi tentang Kamtibmas.

NATUNA (HK) - Melalui program Basembang Bacarita, Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK ngopi bareng dengan tokoh dan masyarakat Penagi Kelurahan Bandaranya, Rabu (10/10).

Dalam penyampaiannya AKBP Dwi menerangkan, kegiatan ini bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat tentang berbagai persoalan yang berkaitan dengan kinerja Polisi di wilayah hukum Polres Natuna.

Melalui kegiatan ini, polisi mendapatkan pengaduan dari masyarakat terkait masalah Surat Ijin Mengemudi (SIM). Menurut Lilis Sudiro salah seorang warga Penagi, kebanyakan warga Penagi tidak memiliki SIM karena alasan kesulitan mengikuti tes ketangkasan saat kepengurusan SIM.

“Saya juga ingin bertanya masalah SIM tembak, seperti apa caranya biar kami juga memiliki SIM tanpa harus mengikuti tes” jelas Lilis Sudiro.

Ia menegaskan, tiada SIM tembak dalam aturan negara. “Kalau ada praktik SIM tembak yang dilakukan oleh oknum dari Polres Natuna untuk segera laporkan ke saya” tegasnya. Menurutnya, SIM tembak sangat dilarang karena bisa membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainya kalau tidak mengikuti uji keterampilan menggunakan kendaraan bermotor.

Selain itu AKBP Dwi juga mendapat pengaduan dari tokoh pemuda Penagi Lamihadinata terkait adanya perjudian di wilayahnya. “Selain judi, saya juga ingin menyampaikan tentang adanya warga luar yang masuk ke Penagi tanpa melapor ke pihak RT setempat” jelas Lamihadinata.

Menanggapi hal ini, AKBP Dwi meminta komitmen bersama terkait masalah judi. Dirinya meminta pihak RT, RW, dan Tokoh Pemuda untuk memberi himbauan dan teguran terlebih dahulu kepada pelaku judi. “Kalau masih juga tidak diindahkan, sesuai komitmen kita bersama maka kita akan bertindak, karena itu melanggar hukum” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat terkait mendaftar jadi Polisi secara gratis. “Untuk itu, jangan segan-segan dan takut untuk mendaftarkan anaknya masuk Polisi” paparnya.

Pesan juga disampaikan Kasat Intelkam Polres Natuna AKP Sudarto, menghimbau kepada masyarakat untuk memberitahukan kepada seluruh masyarakat agar melapor ke RT setempat bila ada pendatang baru. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga kondisi kamtibmas yang kondusif. (fat).



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar