Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Kasus Avanza Maut di Dekat Terowongan Pelita

BATAM (HK) - Polsek Batuampar belum dapat menetapkan tersangka terhadap kasus "Laka Maut" yang menewaskan 5 orang dan 1 kritis, di dekat terowongan Pelita, Sabtu (29/9) dini hari.

Paskakecelakaan maut tersebut, tim penyidik melakukan pemeriksaan lebih lanjut lantaran juga ditemukan sebanyak 12 buah velg mobil, di dalam Avanza Hitam BP 1710 GG yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Yos Sudarso itu.

Kapolsek Batuampar, AKP Ricky Firmansyah ketika dikonfirmasi awak media mengatakan, sejauh ini upaya penyidikan terus dilakukan. Bahkan, ada beberapa orang saksi termasuk pelapor sudah dimintai keterangan. "Kita belum ada menetapkan tersangka, atas kecelakaan tunggal yang mengakibatkan ada 5 orang yang tewas, dan 1 orang kritis," kata AKP Ricky Firmansyah, Rabu (10/10) kemaren, di Polresta Barelang.

Begitu juga terhadap temuan 12 buah velg mobil bekas di dalam mobil Avanza itu, ujar Ricky, yang hingga kini masih kami lakukan penyidikan terhadap korban yang selamat, bernama Zulkifli tersebut.

Namun, dia mengaku menemukan beberapa kendala, seperti kurangnya barang bukti yang diberikan si pelapor serta kondisi Zulkifli yang masih linglung, sehingga polisi belum dapat diambil keterangan. "Pelapor awalnya itu saat membuat laporan mengaku tidak memiliki nota, sebagai bukti kepemilikan velg tersebut. Namun setelah itu si pelapor kembali datang serta mengatakan telah menemukan notanya," terang Ricky.

Inikan aneh, imbuhnya, awalnya itu tidak ada nota, kemudian keesokan harinya barulah itu nota ada ditemukan si pelapor ke penyidik.

Bahkan hingga sejauh ini, imbuh Ricky, atas hasil penyelidikan untuk sementara pihaknya belum dapat mengerucutkan kasus, sehingga belum mengetahui siapa si pelaku pencurian dan dimana sisa velg yang belum ditemukan. "Kami sudah mengecek serta olah TKP. Saksi juga sudah diperiksa, namun belum ada hal yang bisa mengarah kepada korban Zulkifli," ungkap Kapolsek Batuampar ini.

Apalagi, ucapnya, hingga saat ini kondisi dari si Zulkifli sekarang masih belum bisa dimintai keterangan, dan masih belum bisa ngomong dan nyambung dengan lawan bicara.

Diberitakan sebelumnya, 1 unit Mobil Toyota Avanza Avanza Hitam BP 1710 GG mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Yos Sudarso, dan mengakibatkan 5 orang tewas di tempat, dan 1 orang kritis yang rawat di Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Namun informasinya, sekarang korban selamat sudah pulang kerumahnya.

Zulkifli  itu sendiri, merupakan residifis kasus pencurian. Ia ditahan di Lapas Tanjungpinang dan baru dibebaskan sekitar 10 hari yang lalu bersama si Rajaki Purba salah satu temannya ikut yang tewas dalam kecelakaan maut itu. "Saat ini, korban selamat Zulkifli telah dibawa pulang kerumahnya. Alamatnya di sekitaran Nagoya," pungkas Ricky Firmansyah. (vnr)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar