Pendidikan

Sekolah Mulai Persiapkan UN

BATAM (HK)-Sudah merupakan agenda tahunan sekolah mulai menyusun stategi  mempersiapkan siswanya menghadapi ujian nasional (UN). Kendati kebijakan bahwa UN bukan lagi syarat kelulusan siswa, namun hal tersebut tidak berpengaruh terhadap sekolah untuk tetap giat mempersiapkan dengan matang menghadapi UN.

Seperti dilakukan SMPN 4 Batam, para guru yang terlibat mata pelajaran UN telah mulai menyusun materi soal-soal UN yang mengacu pada kisi-kisi UN lalu. "Persiapan itu perlu, karena kita ingin siswa memiliki nilai yang bagus dari hasil UN nanti," ujar Waka Kurikulum SMPN 4 Batam, Suryani, Rabu (10/10).

Menurutnya, bahwa persiapan UN ini sebenarnya telah dimulai sejak anak didik di kelas VII dengan diberikan kisi-kisi soal UN. Hal tersebut, sangat membantu siswa dalam menghadapi UN nantinya. "Sejak kelas VII kami sudah memberikan kisi-kisi soal UN kepada anak didik kami di sekolah. Namun untuk memantapkan lagi, setelah kelas IX diberi pemantapan, katanya.

Hal tersebut juga, kata Suryani, tergantung dari orang tua. Karena peantapan itu membutuhkan biaya, baik penyediaan soal-soal buat try out maupun makalah, dan insentif guru. "Kita akan rapat orang tua nanti guna membahas pemantapan ini, tapi semua itu tergantung orang tua nanti diadakan pemantapan atau tidaknya," jelasnya.

Dikataknnya, bahwa tidak ada perbedaan UN tahun 2019 dan tahun 2018. Namun demikian kata dia, komponen utama kelulusan siswa ialah dari penilaian guru yang melihat aktivitas siswa selama proses pembelajaran yang dilihat dari semua aspek. jelasnya. Dengan demikian, kelulusan siswa itu mutlak milik sekolah.

Tak hanya SMPN 4 Batam saja yang sedang mempersiapkan siswanya menghadapi UN, sekolah lainnya seperti SMPN 38 Batan, juga sama sedang sibuk mempersiapkan siswanya menghadapi UN. Mereka menilai, meski UN tidak lagi penentu kelulusan tetap siswa harus dipersiapkan.

Sementara pada pelaksanaan UN tahun 2019 substansial sama dengan sebelumnya. Salah satunya perubahan fungsi UN menjadi hanya untuk pemetaan kualitas pendidikan saja. Kelulusan siswa justru hanya ditentukan nilai sekolah, baik ujian akhir maupun nilai rapor. Intinya semua mata pelajaran, termasuk yang di-UN-kan nanti diujikan dalam ujian akhir sekolah (UAS). (men)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar