Jalankan Hobi, Tunaikan Kewajiban

Max Henry Pratama Hardi, Pembalap Gastrack

Max Henry Pratama Hardi, Pembalap Gastrack.

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Pribahasa ini amat cocok jika dikaitkan dengan Max Henry Pratama Hardi, sang pembalab gastrack Kepri. Hobinya menular dari sang ayah, Juni Hardi pembalap tersohor di Provinsi Kepri.

Namun, hobinya itu tak lantas membuat bocah kelahiran Kijang 30 Januari 2003 silam itu jadi bermalas-malasan. Kewajiban sebagai seorang pelajar, ia laksanakan dengan baik. "Awal-awal diajari bapak, sekarang udah jadi hobi," kata Max.

Bagaimana awal bocah itu menggeluti dunia balapan. Sang ayah pun membantu mengisahkannya. Pada awalnya, sekitaran tahun 2012, Max sudah dijajaki untuk menggeluti dunia balapan. Pada saat itu, kata Juni, Max mulai dikenalkan dengan motor balap. Setahun kemudian, Max dicoba menjajal arena dalam kejuaran di Kepri yang dilaksanakan di Kota Batam. Hasilnya, juara ketiga berhasil diraih.

Sejak saat itu, Juni mengutarakan kalau putranya semakin rajin berlatih. "Juara tiga diawal kejuarannya, Max makin semangat latihan," ujarnya. Semakin ke sini, kata Juni, putra sulungnya itu semakin menonjolkan kemampuannya. Di tahun 2014, Max sempat dinobatkan sebagai juara umum di kelas yang diikutinya.

"Prestasi terbaru tahun 2018 ini, kejuaran Bupati Cup Karimun, juara pertama kelas sport trill senior, juara satu bebek modifikasi sampai dengan 130cc, juara empat sport trill sampai dengan 250cc junior, peringkat lima matic sampai dengan 200cc senior Kepri," beber Juni.

Ia mengaku, putranya tetap semangat latihan tanpa mengabaikan kewajibannya sebagai seorang pelajar. Juni menurunkan hobinya semata-mata agar putranya tidak liar menularkan hobinya di arena balapan liar yang sangat marak merambah remaja saat ini. (oxy)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar