Di Seminar Persakmi, Walikota Ingin Batam Dikenal karena Pendidikan dan Kesehatan

Di Seminar Persakmi, Walikota Ingin Batam Dikenal karena Pendidikan dan Kesehatan

Di Seminar Persakmi, Walikota Ingin Batam Dikenal karena  Pendidikan dan Kesehatan

BATAM (HK) - Walikota Batam Muhammad Rudi  ingin Kota Batam nantinya tidak hanya dikenal sebagai kota industri saja, tapi juga karena pendidikan dan kesehatan.

"Saya ingin suatu waktu nantinya orang datang ke Batam ini seperti orang kenal Malaka. Sekarang orang kalau ke Batam untuk cari kerja, maka kita robah mindset itu. Suatu saat nanti  orang ke Batam karena pendidikannya dan karena kesehatannya," ucap Rudi di acara  seminar nasional dan pelantikan pengurus Persakmi Cabang Batam, Kamis (25/10)  di Aula Yayasan Pendidikan Ibnusina Batam.

Untuk mewujudkan  agar Batam juga dikenal sebagai kota pendidikan dan kesehatan,  Rudi mengajak semua komponen ikut berkontribusi.

"Johor sudah sering minta izin kepada saya untuk membuka rumah sakit di Batam ini, tapi saya belum memberi izinnya, karena kalau itu dibuka, maka bisa jadi rumah sakit-yang ada sekarang akan tutup karena kurangnya profesional  para dokter kita," ujar Rudi.

"Terkhusus untuk kesehatan ini tidak sulit, hanya dengan bangun rumah sakit yang bagus dan diisi oleh dokter-dokter yang profesional. Dokter yang mau untuk dikoreksi dan mampu untuk menyatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah,  maka orang akan datang ke Batam ini," imbuhnya.

Ketua Umum  Persatuan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Prof. Dr. Ridwan Amiruddin, SKM, M.Kes., MSc.PH  menyampaikan tujuan Persakmi ialah menghimpun seluruh sarjana kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia.Tujuannya membantu pemerintah  menyelesaikan masalah kesehatan dalam upaya untuk mencegah paenyakit, pengendalian faktor resiko penyakit, peningkatan mutu kualitas kesehatan dan membantu pemerintah untuk mencapai indikator-indikator kesehatan. 

"Persakmi memiliki kedudukan penting dalam meningkatkan kapasitas para SKM di seluruh Indonesia dan juga memiliki tanggung jawab yang tinggi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," katanya.

 Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persakmi Pusat Rahmad Pua Heno SKM. M.Kes mengatakan, Persakmi  sudah mempunyai 32 cabang di Indonesia dan. Di Provinsi Kepri sudah mempunyai 5 cabang, yaitu Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Batam dan Natuna.


"Harapan dengan berhimpun di organisasi ini tentunya kita bisa meningkatkan kapasitas dan kompetensi anggota kita sebagai sarjana kesehatan," ucap Rahmad.

Sementara itu, Novela Sari yang dipercayai sebagai Ketua Umum
Persakmi Cabang Batam mengatakan, jumlah pengurus Persakmi Cabang Batam yang dilantik sebanyak 40 orang yang terdiri dari 5 bidang. (cw64)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar