Layangkan Surat ke KPU Batam

Bawaslu Pertanyakan Keterlambatan APK

BATAM (HK) -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Batam menyurati Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam terkait ketidakpastian pemasangan APK (Alat Peraga Kampanye) yang difasilitasi negara melalui KPU Batam.

"Iya, kami sudah surati KPU untuk menanyakan apa kendalanya, dan kenapa sampai sekarang ini belum ada dipasang APK. Namun hingga hari ini belum ada tanggapan," ujar Mangihut Rajagukguk, selaku Komisioner Divisi Hukum Bawaslu Batam, Kamis (8/11) saat dikonfirmasi.

Menurut Mangihut, kondisi tersebut sangat merugikan para peserta pemilu, terutama dari Calon Legislatif (Caleg) dan Partai Politik, karena seharusnya APK ini sudah terpasang sejak 23 September lalu.

"Ini kan sudah masuk masa kampaye, sudah mau berjalan lebih sebulan setengah, tapi kok belum terpasang juga," Herannya lagi.

Lanjutnya kembali, untuk APK ini pada dasarnya sudah diatur di dalam PKPU No.23 dan UU No.7 Tahun 2017, dimana ada APK yang difasilitasi uang negara melalui KPU sendiri.

"Jadi, saat ini kami masih menanyakan kendalanya. Tapi kenapa hingga sekarang ini belum ada APK yang dipasang," tegasnya.

Kemudian, saat ditanyakan mengenai APK yang dipasang diruas titik di jalan, Mengihut mengutarakan, bahwa APK tersebut milik Parpol/Caleg itu sendiri, bukan dari KPU.

"Pemasangan APK itu dari uang mereka sendiri (caleg/parpol), bukan KPU," katanya.

Oleh karna itu, dengan ketidakpastian pemasangan APK ini, para peserta pemilu atau parpol kepada Bawaslu bahwa mereka sangat berharap adanya pemasangan APK yang didanai negara melalui KPU tersebut.

"Memang ada yang aneh. Pasalnya KPU yang membuat tahapan (regulasi) pemasangannya, tetapi mereka sendiri yang mengingkarinya," terangnya.

Dengan hal ini, Mangihut berharap jika KPU seharunya komit dengan regulasi tersebut dan harus segera menanggapi dan menjelaskannya kepada Caleg dan Parpol.

"Apa yang sebenarnya terjadi. Seharusnya KPU yang menyampaikan kepada papol dan calegnya. Ini kan sudah ada anggaranya, dan pasti sudah disiapkan negara," tutupnya.

Sementara itu, Muhammad Sidik, Divisi SDM KPU Batam mengatakan, untuk keterlambatan pemasangan APK ini dikarenakan terkendala belum adanya kejelasan pemenang proses lelang pengadaan APK yang dilaksanakan oleh KPU provinsi.

"Untuk saat ini kendalanya didalam proses lelang di KPU provinsi melalui LPSE. Kemudian pemenang tendernya belum diketahui, makanya hingga sekarang belum bisa kita lakukan pemasangan," ujarnya singkat. (ded)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar