Berusaha dan Ikhlas

Tomas Aidi Pandia, Panmud Perikanan PN Tanjungpinang

Nama Tomas Aidi Pandia disapa akrab Pandia, bertugas sebagai Panitera Muda (Panmud) Perikanan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang memang sudah tidak asing lagi bagi para hakim, termasuk seluruh staf, jaksa, pengacara yang bertugas di PN Tanjungpinang selama ini.

Maklum, pria berdarah anak Medan, Sumatera Utara (Sumut) sekitar 55 tahun silam ini, sudah berkecimpung dan menghabiskan sebagian waktunya sekitar  33 tahun untuk mengabdi di PN yang terdapat di kota Gurindam sejak tahun 1983 silam.

Meskipun terlihat berpenampilan sangat sederhana serta bersahaja, namun Pandia sudah mampu mendidik 2 dari 3 orang putrinya hingga sarja di tingkat perguruan tinggi yang ada di Tanjungpinang dan bekerja.

Upaya mendidik anak-anaknya tersebut dianggap Pandia sebagai modal bagian kehudupannya yang tidak bisa dinilai dalam bentuk apapun jua dikemudian hari

Putri pertama pasangan suami istri (Pasutri) Pandia dan Suryati ini. Yakni Rehulina, saat ini sudah mampu mandiri bekerja sebagai seorang staf pegawai di Sekolah Tinggi Ilmu Politik (Stisipol) Tanjungpinang.

Sedangkan putri keduanya, Vera Liza bertugas sebagai, guru honor di Kabupaten Lingga, serta ketiga, Pehulisa, telah menamatkan SMA di Tanjungpinang.

Sebagai kepala keluarga, penggemar mancing ikan sebagai penyaluran hobinya ini, Pandia tidak pernah hidup berputus asa dan lemah semangat bila mendapatkan suatu persoalan dalam hidupnya. Tabah dan ikhlas, prinsip hidup itulah yang selalu dipegangnya selama ini.

Bagi Pandia, sesibuk apapun dirinya, namun ia terus berusaha untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta Allah SWT dalam beribadah, serta berkomunikasi dengan keluarga tidak pernah dia abaikan begitu saja. (nel)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar