Anambas

Karyawan Mitra PLN Terkena OTT Saber Pungli

ANAMBAS (HK)-Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Anambas melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua karyawan perusahaan yang bermitra dengan PLN Anambas.

Kedua karyawan tersebut adalah Muhamad Amir, pegawai PT Dredolf  Biro Pembangkit Listrik PLN Anambas dan Ida Lela yang merupakan pegawai lepas  PLN Anambas. Keduanya diciduk saat meminta biaya pasang baru listrik di kantor PLN  Anambas, Senin (26/11).

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Junoto, SIK mengatakan, OTT dilakukan oleh Unit Penindakan UPP KKA pada Senin (26/11) sekitar pukul 09.00 WIB. "Mendengar informasi adanya rencana pungutan liar, Tim Saber Pungli melakukan pengamatan. Benar saja,  terduga pelaku sedang menerima uang dari saudari Aidhi," ujar Junoto, Selasa (27/11).

"Kemudian setelah diinterogasi, terduga meminta uang untuk biaya pemasangan baru listrik 6 ampere PLN sebesar Rp. 2.800.000," katanya menambahkan. Kedua terduga pelaku, kata Junoto, langsung dibawa ke Mapolres Anambas.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi, antara lain, 1 unit CPU merek Samsung warna hitam, 1 unit monitor komputer merek Compag warna hitam , 1 buah keyboard komputer merek Compag,  111 dokumen arsip Induk langganan ,  64 dokumen pengajuan pemasangan listrik, 56 lembar uang pecahan Rp50.000.

Pelaku dijerat  Pasal 378 dan/atau pasal 368 K.U.H.Pidana Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 K.U.H., dengan pidana ancaman hukuman 4 tahun penjara dan atau ancaman hukuman 9 tahun penjara. (yud)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar