Tajuk

Menyambut Porprov V

Seminggu sudah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV tahun 2018 digelar di Tanjungpinang. Dalam perhelatan yang mempertandingkan 27 cabang olahraga (cabor) tersebut, ada kegembiraan karena berhasil meraih medali, ada yang belum bisa mengukir prestasi, dan ada yang juga kecewa. Dalam sebuah pertandingan, hal seperti itu wajar. Yang paling penting, apapun hasil yang dicapai harus diterima dengan fair play.

Dan sore nanti, Sabtu (1/12) iven empat tahun di Provinsi Kepri ini akan ditutup secara resmi di lapangan Dewa Ruci Tanjungpinang. Lapangan ini juga menjadi saksi pembukaan kegiatan multi iven terbesar di Kepri pada, Minggu (25/11) lalu.

Apapun hasil yang diperoleh pada porprov kali ini, haruslah disambut dengan penuh rasa syukur. Bagaimana tidak. Sebelumnya, kegiatan ini sempat dibatalkan penyelenggaraannya karena sejumlah persoalan. Lalu, berdasarkan masukan, diskusi, dan pertimbangan, akhirnya Porprov IV Kepri tetap diselenggarakan. Walaupun dengan serba keterbatasan plus sejumlah persoalan saat persiapan dan di tengah penyelenggaraan, namun Porprov Kepri dinilai berhasil, baik secara penyelenggaraan maupun prestasi. Ucapan terima kasih layak disematkan pada PB Porprov IV Kepri selaku penyelenggara, Tanjungpinang selaku tuan rumah, dan seluruh peserta, serta semua pihak yang telah mendukung acara ini.

Kalau dirunut dari Porprov I s.d IV, seyogianya, ada peningkatan kualitas penyelenggaraan. Begitu pula dengan prestasi. Tapi, seperti yang diketahui bersama, iven ini sempat membuat "kaget" para atlet. Jadi, terselenggaranya kegiatan ini sudah menjadi sebuah prestasi di tengah "kesulitan" yang ada saat ini.  

Berkaca dari semua itu, untuk menyambut Porprov V pada 2022 mendatang, segala persiapan haruslah mulai dilakukan dengan baik. Tidak hanya persiapan penyelenggaraan tapi juga persiapan seluruh atlet di setiap daerah. Jangan sampai terjadi seperti sekarang. Diketahui, ada atlet dari daerah lain "terpaksa" ikut berlomba mewakili daerah lain. Secara aturan ini tidak benar kecuali ada rekomendasi dari daerah asal.

Ya, sudahlah, yang terjadi itu diharapkan menjadi pengalaman dan pelajaran terbaik dalam menyambut iven prestasi ini empat tahun kedepan. Seluruh pengurus cabor di setiap daerah diharapkan sudah mulai melakukan pembinaan atlet dan merancang program prestasi. Dan diharapkan juga, pembinaan hendaknya mulailah ke arah yang lebih baik.

Kita percaya, potensi atlet Kepri ini sangat luar biasa. Sebagai contoh, atlet daerah ini pernah mengukir presta di level Sea Games. Untuk itu, pembinaan hendaknya lebih profesional. Dan iven-iven yang diselenggarakan juga diharapkan bisa mendorong tumbuhnya prestasi dengan muara, atlet dapat mengharumkan nama Kepri di level tertinggi. Sekarang tinggal keseriusan dalam mengelola olahraga di daerah yang kita cintai ini. ***



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar