Tajuk

Tindak Tegas Oknum ASN yang Korupsi

Akhir tahun lalu, sejumlah oknum Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Batam dan Kota Tanjungpinang, yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi, sudah diberhentikan secara tidak hormat berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht). Dan Gaji pun sudah tidak dibayarkan lagi. Ini merupakan keputusan tegas bagi mereka yang telah melakukan tindakan buruk.

Terkait hal itu, di tingkat Pemerintah Provinsi Kepri, Gubernur Kepri, juga memastikan tetap akan menindak tegas ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri yang terlibat tindak pidana korupsi. Bahkan dengan tegas, Gubernur Kepri, seperti yang dilansir media ini, Senin (7/1), mengatakan, apapun bentuknya, yang terlibat dalam Korupsi, Kolusi dan Nepotisme akan ditindak tegas dengan cara pemecatan. Karena itu, diingatkan lagi kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri untuk menghindari dan tidak terlibat kedalam tindak pidana tersebut.

Langkah yang telah diterapkan dan akan dilakukan di pemerintahan di Kepri, merupakan sebuah langkah maju dalam upaya menekan angka perbuatan buruk yang dilakukan oleh para abdi masyarakat. Kebijakan ini juga dinilai sebuah angin segar dalam menegakan aturan dan menciptakan layanan di pemerintahan dengan bersih dan jauh dari perbuatan yang merugikan masyarakat dan ASN itu sendiri.

Kebijakan ini diharapkan tetap konsisten dan tidak pandang bulu. Siapa saja yang terbukti melakukan tindakan yang melanggar aturan dan sumpah saat dilantik menjadi ASN dulu, mereka harus diberi sanksi tegas. Tidak hanya sebagai sebuah aturan tegas, juga sebuah terapi kejut bagi yang lain termasuk mereka yang akan membuat hal serupa.

Jamak diketahui, Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme merupakan tindakan yang dapat merusak sendiri-sendi kehidupan dalam masyarakat. Selama ini, penyakit tersebut sudah sangat merugikan. Akibat penyakit ini, banyak yang telah menjadi korban. Kini dengan adanya kebijakan tegas di lingkungan pemerintahan, diharapkan dapat tercipta tatanan yang baru yang bersih dan berwibawa.

Selain ketegasan pada oknum PNS, mereka dari luar ASN yang membuka celah ini, diharapkan juga ditindak tegas. Dengan begitu, yang dilayani dan yang melayani sama-sama bersih. Korupsi adalah penyakit yang berbahaya. Untuk itu, harus bersama memeranginya. ***



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar