Batam

Ratusan Pemuda Minang Datangi Polsek Lubukbaja

Ratusan Pemuda Minang mendatangi Polsek Lubukbaja untuk memastikan penangkapan pelaku penganiyaan terhadap Ali Syofnevil.

BATAM (HK) - Ratusan Pemuda Minang mendatangi Kantor Polsek Lubukbaja, Selasa (8/1) malam. Mereka minta aparat penegak hukum memproses kasus penganiayaan terhadap Ali Syofnevil hingga tuntas. Pantauan Haluan Kepri di lokasi, para Pemuda Minang yang tergabung Generasi Muda Minang (Gema) Batam berkumpul di depan Polsek begitu mendapat informasi pelaku penganiayaan Ali Syofnevil tertangkap.

Ketua Gema Minang Batam, Antoni Lendra yang ditemui di lokasi mengatakan, ada lima tuntutan yang sudah disampaikan kepada pihak kepolisian. Pertama, Gema Minang meminta polisi menghukum pelaku seberat beratnya. Kedua, akan mengawal proses hukum kasus ini hingga tuntas serta akan membetuk tim untuk garis koordinasi.

Ketiga, karena pelaku membawa nama organisasi IPK, maka Gema Minang meminta pimpinan organisasi ini menentukan sikap dalam jangka waktu 1 kali 24 jam. Keempat mengimbau pemuda Minang yang tergabung dalam IPK untuk mundur, Kelima, berhubung salah satu pelaku belum tertangkap, maka Gema Minang meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera menangkap pelaku tersebut.

" Bahkan, Gema Minang siap membantu aparat kepolisian untuk menangkap pelaku," pungkas Antoni Lendra, diiringi teriakan ratusan pemuda. Kapolsek Lubukbaja, Kompol Yunita Stebani di depan ratusan Pemuda Minang berjanji akan mengusut kasus tersebut semaksimal mungkin. Saat ini, kata dia, pihaknya sudah menangkap tiga dari empat pelaku.

" Pelaku yang kabur sedang kami kejar karena identitasnya sudah diketahui. Sabar, kami butuh waktu. Pelaku pasti akan ditangkap," tegas Yunita disambut teriakan ratusan pemuda Minang. Setelah mendengarkan penjelasan dari Kapolsek, satu persatu pemuda tersebut membubarkan diri dengan tertib. a. (vnr)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar