Tanjung Pinang

Relokasi Warga Pulau Terpencil Belum Efektif

TANJUNGPINANG (HK)- Upaya Pemerintah Provinsi Kepri menyatakan relokasi warga pulau terpencil yang berjumlah sedikit dari pulau-pulau minim fasilitas ke pusat pemerintahan desa atau kelurahan, hingga saat ini belum efektif dan sulit dilakukan.

Pasalnya perelokasian warga ini dihadapkan dengan berbagai persoalan dan hambatan terkait keinginan warganya. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Kepri, Sardison di Tanjungpinang, Jumat (11/1).

"Sulit untuk merelokasi warga, lantaran akan menemukan banyak hambatan meski warga bersedia," ungkap Sardison.

Menurut Sardison, salah satu hambatan yang ditemukan berhubungan dengan peluang kerja di tempat tinggal yang baru. Karena saat ini warga pulau yang mayoritas bekerja sebagai nelayan sudah memiliki penghasilan. "Tidak semua perekonomian nelayan kurang mampu, karena banyak juga nelayan yang memiliki uang yang banyak setelah menjual ikan kepada pihak asing," kata Sardison.

Sehingga, lanjut Sardison, kalau menyiapkan tempat tinggal baru di pulau yang memiliki fasilitas publik yang lengkap, mungkin tidak sulit. "Tetapi bagaimana dengan kelangsungan hidup mereka, karena mereka kehilangan pekerjaan yang ditekuni sebelumnya," ungkap Sardison.

Menurutnya, Pemerintah Propinsi Kepri dengan anggaran yang terbatas kesulitan untuk menyediakan fasilitas dasar di pulau-pulau yang hanya dihuni oleh beberapa keluarga.

"Sementara setiap warga negara berhak mendapat pelayanan dari pemerintahan, termasuk fasilitas sekolah, kesehatan dan kependudukan," jelas Sardison. Lanjut Sardison, Pembangunan fasilitas umum untuk kepentingan warga merupakan kewajiban pemerintah yang harus dipenuhi. Namun anggaran yang dibutuhkan sangat besar sehingga pemerintah harus menggunakan skala prioritas dalam merencanakan pembangunan.

Pemerintah tentu harus mendahulukan pembangunan infrastruktur dasar. Contohnya di pulau-pulau yang ramai penduduknya. "Tidak mudah mengurus persoalan ini, meski sudah sejak lama dipikirkan oleh pemerintah," kata Sardison.

Sardison mengatakan kondisi geografis Kepri yang dikelilingi ribuan pulau, dengan luas lautan mencapai 96 persen seharusnya mendapatkan perhatian khusus oleh pemerintah.

Untuk membangun fasilitas dasar di pulau-pulau dibutuhkan sinergisitas antara Pemerintah Pusat, provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota. "Anggaran yang dibutuhkan untuk membangun pulau-pulau itu sangat besar sehingga harus keroyokan," ujar Sardison.(cw99_efr)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar