Antisipasi Cuaca Tak Stabil

Wajib Siapkan Life Jacket

Setiap pengelola atau penambang diwajibkan menyikapkan life jacket sesuai dengan jumlah kursinya.

BATAM (HK) - Demi keselamatan penumpang saat menggunakan boat pancung sebagai sarana transportasi antar pulau, masyarakat diimbau menggunakan Life Jacket untuk penyeberangan laut dan mencari ikan. Sehingga menjadi kewajiban setiap penambang boat pancung menyiapkan life jacket.

Selain karena prosedur keselamatan di laut, juga sebagai bentuk antisipasi kecelakaan di laut. Guna meminimalisir jatuhnya korban jiwa di transportasi laut.

"Pengelola atau penambang boat pancung wajib menyiapkan life jacket untuk penumpang. Selain prosedur keselamatan saat menggunakan transportasi laut, juga sebagai bentuk antisipasi," tegas Kapolsek Belakangpadang, AKP Ulil Rahim, Jumat (11/1), di Pelabuhan Kuning, Belakangpadang.

Terlebih, ungkap Kapolsek, kondisi cuaca serta gelombang tidak menentu, sehingga pengelola transportasi armada boat pancung harus lebih memperatikan keselamatan penumpang. Untuk jumlahnya, lanjut AKP Ulil, harus sesuai dengan kapasitas penumpang yang diangkut oleh boat pancung tersebut, sehingga setiap penumpang menggunakan sebuah life jacket.

"Penyediaan life jacket dan pengguannya itu, tanpa pengecualian. Sebab, fungsinya untuk keselamatan tekong dan penumpang," tegas Kapolsek Belakangpadang ini saat menggelar sosialisasi keselamatan kepada penggunaan pengelola, penambang dan penguna armada transportasi penyeberangan antar pulau.

Selain Kapolsek, kegiatan sosialisasi tersebut juga dihadiri Komandan Rayon Militer Kapten Inf Ridwan Nainggolan, Kepala Pos AL Sambu Lettu Laut Purwo Edi Santoso, Dishub Batam dan Jajaran Polsek Belakangpadang.

"Ini upaya kami antisipasi cuaca buruk untuk menghindari Laka Laut maupun hal-hal yang tidak diinginkan saat berlayar. Bagi pengelola serta penambang boat pancung, yang belum melengkapi boatnya dengan life jacket, agar segera melengkapinya," imbau AKP Ulil Rahim.

Selain itu, tim gabungan juga melakukan satu pengecekan kelayakan dan kelengkapan alat-alat keselamatan di dalam Boat Pancung itu. Sejauh ini, kondisi boat pancung masih layak. Danramil 05 BB Kecamatan Belakangpadang, Kapten Inf Ridwan Naingolan menambahkan melengkapi sarana keselamatan memberikan rasa aman kepada para penambang maupun penumpang boat pancung.

"Hal ini ialah, upaya bersama untuk antisipasi cuaca buruk sehingga menghindari Laka Laut maupun hal-hal yang tak diinginkan, saat kita berlayar atau menyeberang," jelas Danramil.

Selain itu, ujarnya, kegiatan sosialisasi untuk meningkatkan situasi Kamtibmas yang harus kondusif terutama di wilayah perbatasan, dari hal hal yang tak diinginkan. "Kita meningkatkan sinergitas TNI Polri dalam melayani masyarakat, khususnya masyarakat Belakangpadang. Sehingga tiap permasalahan yang muncul dapat diatasi dengan baik," ujar Kapten Ridwan Nainggolan. (vnr)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar