Walikota Sebarkan Surat Edaran ke Kelurahan

RTdan RW Harus Mundur Jika Maju Caleg

TANJUNGPINANG (HK) - Walikota Tanjungpinang Syahrul mengingatkan kepada Ketua RT dan RW untuk mundur dari jabatannya jika mencalonkan diri sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) serta menjadi anggota partai politik. Terkait itu, pihaknya sudah menyebarkan Surat Edaran ke Kelurahan dan Kecamatan.

"Selalu kita menyampaikan di setiap kegiatan serta ke Lurah dan Camat terkait hal tersebut. Seluruh RT dan RW untuk bersikap netral dalam rangka menghadapi Pemilu 2019 mendatang. Dan mengintruksikan sejak ada surat edaran itu bahwa RT dan RW tak boleh jadi anggota partai politik kalau ada tentu harus diganti," ungkap Syahrul saat dijumpai di Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang, Jumat (11/1).

Syahrul mengatakan RT dan RW sebagai pelayan masyarakat harus memberikan kesejukan dalam pelaksanaan pemilu. Ia berharap tetap fokus dan konsentrasi dalam menjalankan tugas. Teruslah melayani masyarakat, serukan kesejukan di tengah masyarakat untuk menghadapi Pemilu 2019 yang saat ini telah dilakukan tahapan-tahapan kampanye

"Jadi kalau ada yang ikut caleg dan menjadi anggota partai, serta ada buktinya kita panggil lurah terkait dan kita minta diganti. Aturan ini sebenarnya soal moral dan etika saja. Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 5 tahun 2007 yang mengatur soal tersebut," jelasnya.

 Ia juga mengingatkan agar para RT dan RW untuk dapat mensosialisasikan bagaimana tata cara pelaksanaan pemilu dan apa saja aturannya. Serta harus mampu memberi informasi serta mensosialisasikan tata cara pelaksanaan pemilu, karena kertas suaranya cukup banyak yaitu pemilihan DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, DPD RI dan Presiden.

"Inilah tugas RT dan RW serta menyampaikan aturan-aturan yang berlaku dari masa kampanye hingga pada saat hari pencoblosan," ujarnya.

Syahrul juga mengajak kepada seluruh RT dan RW serta seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas dan kondusifitas Kota Tanjungpinang hingga pelaksanaan Pemilu mendatang. "Kita wujudkan kembali pelaksanaan pemilu yang damai, aman dan sejuk di Kota Tanjungpinang sebagaimana pilkada kemarin, suarakan hal-hal positif dan hindari hoaks, ujaran kebencian dan lain sebagainya," ujranya.

Selain itu, Syahrul menyampaikan para RT dan RW merupakan ujung tombak serta serta mitra kerja pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia juga menginginkan RT dan RW harus bersinergi dan terus berkontribusi dengan pemerintah agar segala program serta informasi lebih cepat disampaikan kepada masyarakat.

"Saya juga berpesan agar para RT dan RW agar dapat meningkatkan perannya sebagai abdi masyarakat dan ujung tombak pemerintah dalam menyampaikan program pemerintah," pungkasnya. (rco)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar