Batam

Kios Jembatan Barelang Ditertibkan

Sedikitnya 11 titik lokasi kios yang berdiri dibawah Jembatan I Barelang, Sagulung ditertibkan oleh petugas Satpol PP Kota Batam bersama Satpol PP Kecamatan Sagulung.

BARELANG (HK) - Sedikitnya 11 titik lokasi kios yang berdiri dibawah Jembatan I Barelang, Sagulung ditertibkan oleh petugas Satpol PP Kota Batam bersama Satpol PP Kecamatan Sagulung, pada Kamis (10/1) pagi kemarin. Dalam penertiban kios liar tersebut 1 pleton Satpol PP Batam langsung dikerahkan ke lokasi bawah jembatan bersama anggota Satpol PP Kecamatan.

Kepada awak media ini, Kasi Trantib Kecamatan Sagulung, Jamil mengatakan, pihaknya mengerahkan 1 pleton petugas Satpol PP Kota Batam yang dibantu Satpol PP Kecamatan untuk menertibkan kios liar yang berada di Dendang Melayu serta yang dibawah jembatan.

"Kami tertibkan bangunan ini, karena berdiri di bawah jembatan dan lokasi ini akan disterilkan untuk dikosongkan semuanya," kata Jamil kepada Haluankepri, Jumat (11/1) pagi kemarin.

Sebelum melakukan penertiban, jelas Jamil, pihaknya sudah memberikan surat peringatan kepada pemlik kios, sehingga penertiban ini pun berjalan aman dan lancar tanpa ada perlawanan dari pemilik kios. "Penertiban ini berjalan lancar. Bahkan dalam penertiban ini tak ada perlawanan, karena sebelum ditertibkan kita sudah memberikan peringatan," tandasnya.

Namun pada saat penertiban itu, kata Jamil kembali, masih ada sejumlah kios yang belum ditertibkan. Sebab masih ada barang-barang pemilik kios di dalam rumahnya. Jadi, kita juga masih datang menunggu pemiliknya. "Yang sebagian kios belum bisa ditertibkan. Karna ditinggal penghuninya. Jadi belum bisa ditertibkan," kata dia.

Dia juga memaparkan, alasan kios-kios itu ditertibkan bertujuan untuk penataan objek wisata berskala internasional. Jadi diminta kepada pihak terkait untuk berkontribusi guna menertibkan kios yang berada di jembatan I Barelang itu. Hal ini untuk membangkitkan destinasi pariwisata yang ada di Barelang.

"Semua kios akan kita babat jika mengganggu destinasi pariwisata. Jadi kepada pihak terkait agar berkontribusi guna menertibkan lapak-lapak liar yang ada di Barelang," pungkasnya.

Jika sepanjang jalan yang berdekatan jembatan Barelang, sambungnya, masih dalam peringatan kedua atau SP II. Jadi belum ada sampai kesana penertiban. "Jembatan itu kan tempat wisata, jadi harus disterilkan baik didaratan maupun dilaut. Oleh karena itu, harus bersih semuanya," ujarnya. (ded)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar