Batam

Mangala Agni Daops Padamkan Hutan Sei Ladi

Batam(HK) - Kebakaran kawasan hutan lindung Sei Ladi sempat membuat panik warga pengguna jalan, terutama mereka yang melintas jembatan menuju Sekupang, Kamis (7/2) siang. Kebakaran yang terjadi ditepi jalan tersebut langsung diketahui petugas Manggala Agni Daops Batam yang sedang berpatroli di kawasan tersebut.

Kepala Manggala Agni Daops Batam, Ihsan Abdillah mengatakan kebakaran hutan lindung tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 wib dan dikatahui langsung oleh pihaknya. "Kebakaran itu langsung kita ketahui, ketepatan petugas kita sedang berpatroli dengan menggunakan 2 unit mobil patroli dan 1 unit mobil pemadam dikawasan sei ladi. " ujar Ihsan.

Ihsan mengatakan pemadaman berlangsung selama 1 jam lebih karena luasnya hutan yang terbakar hanya setengah hektar dan tepat di pinggir jalan, "Sebanyak 15 personil dikerahkan berjibaku memadamkan api, Namun warga pengguna jalan yang melintas sempat panik dengan kejadian itu," jelasnya.

Dijelaskan, selang satu jam kemudian, kebakaran kembali terjadi di kawasan waduk sei Ladi yang tidak jauh dari jembatan sei Ladi sekitar pukul 14.15 wib dengan luasan hutan yang terbakar 1,5 hektar. "Mengingat pemadaman api yang di lokasi jembatan sei Ladi belum selesai, kita membagi petugas untuk memadamkan api yang  di kawasan waduk dengan menggunakan mesin pompa air, " jelasnya

Menurut Ihsan, kebakaran tersebut disebabkan oleh para pemancing ikan di sekitaran danau dengan melihat bekas-bekas pembakaran. "Tadi saat kita telusuri, kita melihat ada bekas Pembakaran berupa ikan, karena duri ikan tersebut tertinggal di sekitaran itu, artinya ini adalah kelalaian manusia, " ujar Ihsan.

Sebelumnya Manggala Agni Daops batam sudah membuat imbauan berupa sepanduk larangan untuk memancing di sekitaran danau, namun para pemancing tidak menggubris imbauan tersebut. Ihsan mengatakan dalam satu hari tersebut, kebakaran terjadi di tiga lokasi berbeda, yakni yang pertama di sekitaran jabatan sei Ladi, kedua di kelurahan Rempang Cate jembatan 4 barelang dan yang ketiga di kawasan waduk sei Ladi.

"Untuk Rempang Cate infonya kebakaran terjadi sekitar pukul 13.45 wib dan ditangani langsung oleh BP Batam dan Pemko Batam, " jelasnya.

Sementara itu, security ATB Sei ladi, Suparno Wibowo mengatakan kebakaran yang terjadi di sekitaran waduk sei Ladi adalah unsur kesengajaan oleh para pemancing. "Masa dalam satu jam ada kebakaran di dua lokasi berbeda yang berdekatan, gak mungkin lah ini pengaruh cuaca kemarau, " sebut Suparno.

Menurutnya, para pemancing memasuki kawasan waduk  sei ladi melalui jalan tikus, sebab pihaknya tidak mengizinkan orang untuk memancing atau pun kegiatan lainnya, "Kecuali kalau ada surat izin dari Bp Batam untuk melakukan kegiatan resmi, contohnya, kalau lagi syuting Film, " jelasnya. (cw63).



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar