Tajuk

Jembatan Batam-Bintan

Pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) yang direncanakan pada 2019 ini, kembali ditunda hingga 2020. Alasannya, menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Kepri seperti dilansir media di Batam, karenakan pemerintah pusat memerlukan banyak waktu untuk mematangkan perencanaan pembangunan jembatan yang akan menyambungkan Batam dan Bintan itu. Selain itu, masalah anggaran juga menjadi kendala. Anggaran untuk jembatan sepanjang 7 kilometer ini dinilai sangat besar.

Diketahui, pada tahun lalu, Gubernur Kepri mengaku optimistis jika pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan akan dimulai pada 2019 ini, sesuai dengan komitmen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang memastikan akan membangun jembatan tersebut.

Ini sudah kesekian kalinya penundaan pembangunan jembatan prestisius di Kepri ini. Memang, untuk membangunan jembatan yang menghubungkan dua pulau terbesar di Kepri ini bukanlah perkara mudah. Banyak hal yang harus menjadi pertimbangan. Dana, misalnya, apakah proyek ini menggunakan dana APBN, atau Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Provinsi Kepri. Selain itu, Gubernur Kepri juga mengatakan, pemerintah pusat masih fokus untuk mengubah Detail Engineering Design (DED) pembangunan tersebut.

Adanya penundaan ini diharapkan tentu tidak menyurutkan semangat untuk membangun infrastruktur tersebut. Ditundanya proyek ini diharapkan ada konsep matang yang memang bisa dilaksanakan pada tahun depan.

Jembatan Batam - Bintan merupakan salah satu infrastruktur yang sangat ditunggu oleh masyarakat Kepri khususnya yang berada di Batam dan Bintan. Soalnya, wacana pembangunan jembatan ini sudah dimulai sejak 2000-an lalu. Berbagai pernyataan dan harapan sudah kerap disampaikan. Soalnya, hadirnya jembatan itu diharapkan akan mampu menggerakkan roda ekonomi Kepri khususnya di dua daerah itu. Dengan adanya jembatan itu, diharapkan mobilitas barang dan orang bisa lebih cepat.

Diharapkan, kajian yang tengah dilakukan saat ini bisa memberi harapan terwujudnya pembangunan jembatan Batam - Bintan mulai 2020 mendatang. Dengan adanya jembatan itu, perekonomian Kepri bisa tumbuh lebih cepat. ***



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar