Anambas

P2K2S Desak Kemendagri Setujui Pemekaran

Paniti P2K2S saat bertemu dengan Kasubdit Kecamatan dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajukan Kute Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).

ANAMBAS(HK)- Masyarakat Kute Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) yang tergabung dalam  Panitia Pembentukan Kecamatan Kute Siantan (P2K2S) mendatangi Kementrian Dalam Negeri(Kemendagri) mendesak ditetapkannya daerah itu menjadi Kecamatan atau pemekaran.

Sekretaris P2K2S, Roni Ahmadi,  mengatakan saat bertemu dengan Kasubdit Kecamatan Dirjen administrasi Kewilayahan Jumat (8/2) lalu disampaikan tidak ada masalah pada pemekaran Kecamatan Kute Siantan.  "Beliau menyampaikan, tidak ada masalah lagi, tinggal menunggu legalisasi persetujuan dari Mendagri apabila sudah ada tinggal mengajukan Ke Presiden,"ujar Roni melalui telpon genggamnya, Minggu (10/2).

Roni yang mengaku saat ini masih di Jakarta mengatakan, saat disinggung tentang terkait dengan surat audiensi yang ingin dilakukan Pemerintah Daerah Anambas dengan Dirjen Administrasi  Kewilayahan, disampaikan, untuk audiensi itu tergantung kesiapan pemerintah daerah.

'Insya Allah Audiensi Pemerintah daerah dengan Dirjen  direncanakan akan dilaksanakan pada Rabu (13/2) mendatang,"jelasnya.

Wakil Ketua P2K2S Jasril Jamal mengatakan, pihaknya akan semaksimal mungkin mendorong agar keinginan masyarakat dibentuknya kecamatan Kute Siantan dapat terealisasi. "Saat ini tim sedang berada di Jakarta, sejak tanggal (6/2) kemarin. Alhamdulillah pada Jumat (8/2) kita telah bertemu dengan Kasubdit  Kecamatan, dan rencananya pada Rabu akan dilaksanakan Audiensi,'urainya.

Sejatinya lanjut Pria yang juga menjabat sebagai  Anggota DPRD KKA  itu, tuntutan terbentuknya kecamatan Siantan memang sudah sepantasnya. Apalagi dengan dasar kepentingan strategis nasional dan masyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan PP no 17 tahun 2018 tentang kecamatan, memang Kecamatan Kute Siantan sudah sepantasnya terbentuk.

"Daerah ini merupakan daerah strategis, apalagi dengan telah keluarnya PP No 17  tahun 2018 sudah pantas Kecamatan Kute Siantan terbentuk,"tegasnya.

 Kembali ia menegaskan,  pihaknya  akan mengejar terus  terbentuknya Kecamatan Kute Siantan  sampai dengan  adanya bukti tertulis tentang  persetujuan pembentukan kecamatan Kute Siantan dari Mendagri. "Ingat kami tidak menuntut terbentuknya atau definitif kecamatan sebelum pilpres tapi kami menuntut persetujuan tentang pembentukan kecamatan kute siantan sebelum pilpres,"tutupnya.

Seperti diketahui sebelumnya Calon Kecamatan Kute Siantan terdiri lima Desa yakni Desa Payaklaman, Desa Payakmaram, Desa Teluk Bayur, Desa Batu Ampar dan Desa Matak, menjadi salah satu daerah yang diusulkan oleh Pemerintah daerah Anambas untuk dimekarkan bersama Kecamatan yang baru terbentuk yakni kecamatan Siantan Utara dan Kecamatan Jemaja Barat.(yud)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar